Pelatih Persita Tangerang, Divaldo Alves "meremehkan" Shin Tae-yong tentang peluang juara Piala AFF di masa depan. Ia menyebut kalau STY butuh lima tahun lagi untuk bisa membawa Timnas Indonesia juara Piala AFF.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia di bawah komando Shin Tae-yong memang memperlihatkan perkembangan yang signifikan mulai dari fisik, strategi, hingga turnamen yang diikuti skuad Garuda.
Sayangnya, masih ada beberapa pihak yang enggan mengakui keberhasilan Shin Tae-yong lantaran tak bisa menjadi juara Piala AFF.
Selama dilatih STY, tak satupun Piala AFF yang berhasil dibawa pulang ke Indonesia.
Pelatih Persita Tangeerang, Divaldo Alves blak-blakan kalau Shin Tae-yong bisa membawa pulang Piala AFF butuh waktu lima tahun lagi.
Hal ini diungkapkan dalam sebuah podcast Youtube @Mahardika Entertainment yang pembawa acara merupakan pengamat sepak bola, Akmal Marhali.
“Perlu waktu, mudah-mudahan bisa (juara Piala AFF), Piala AFF (butuh) sekitar lima tahun, pikiran saya, Jerman mau juara kemarin, berapa lama persiapan pemain? 10 tahun,” kata Divaldo Alves dilansir dari YouTube Mahardika Entertainment
“Prancis dengan ada (Kylian) Mbappe semua itu, (butuh) 15 tahun (juara Piala Dunia), semua pemain sudah jadi, dia bisa terus juara kalau bisa mempertahankan semua itu, tapi selalu final, final, final,” tambahnya.
“Spanyol sekarang lagi dalam proses. Indonesia pasti bisa (seperti negara-negara lain), untuk Piala AFF lima tahun lagi, maaf saya tidak terlalu optimis, harus realistis,” ujar pelatih Persita Tangerang tersebut.
Baca Juga: Media Argentina Sindir Lokasi Piala Dunia U-17 2023 akan Tenggelam, Langsung Dibantah FIFA
Progres Shin Tae-yong memang belum terlihat dari berapa banyaknya jumlah piala yang didapat bersama Timnas Indonesia.
Namun, ia telah sukses membawa Timnas Indonesia melaju ke Piala Asia baik level senior maupun U-23.
Bahkan, Timnas Indonesia juga berpeluang untuk bisa tampil di Piala Dunia 2026 mendatang. Hal ini lantaran skuad Garuda saat ini tengah menjalani putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.