Timnas Indonesia U-17 telah tersingkir dari Piala Dunia U-17 2023. Namun, salah satu pemainnya mulai diperhitungkan salah satu pemandu bakat Eropa.
Pemain yang dimaksud yakni Jehan Pahlevi. Winger Timnas Indonesia U-17 ini mendadak jadi buah bibir pemandu bakat asal Eropa, Emirhan.
Lewat unggahan akun X (dulunya Twitter), @EKscouting, ia mendeskripsikan wonderkid Timnas Indonesia ini.
Pahlevi disebut memiliki visi dan kemampuan passing yang luar biasa ketika bermain di sektor sayap kanan Timnas Indonesia U-17.
"Pahlevi adalah pemain sayap kanan ulung yang dikenal karena kehebatan tekniknya. Dia memiliki visi dan kemampuan passing yang luar biasa, sering kali menciptakan peluang mencetak gol bagi rekan setimnya," tulis @EKscouting.
"Dengan kelincahan dan pemikirannya yang cepat, dia dapat melewati ruang sempit dan menghancurkan pertahanan. Fleksibilitasnya juga memungkinkan dia berkontribusi sebagai playmaker. keahlian dan kreativitasnya menjadikan aset berharga," tambahnya.
Pemandu bakat dari Eropa tersebut juga memberikan saran kepada Pahlevi agar bisa menjadi pemain bintang di masa depan.
Ia menyebut empat kelemahan yang perlu diperbaiki ke depannya diantaranya kaki lemahnya, passing, finishing, intensitas, stamina dan membantu pertahanan ketika timnya diserang.
Emirhan menilai kalau gaya permainan Jehan Pahlevi mirip dengan bintang Chelsea, Cole Palmer.
"Gaya bermain Jehan Pahlevi mengingatkan saya pada gaya bermain bintang Chelsea, Cole Palmer," bebernya.