Jumlah Pendaki Merapi Menurun Pascahujan Abu

Achmad Sakirin

Kamis, 13 Maret 2014 | 10:42 WIB
Jumlah Pendaki Merapi Menurun Pascahujan Abu
Hembusan asap mengepul dari kawah Puncak Gunung Slamet, Jateng, Senin (11/3). (Antara/Idhad Zakaria)

Suara.com - Jumlah pendaki ke puncak Gunung Merapi pascahujan abu vulkanik menurun. Hal itu terlihat di pintu pendakian di Dukuh Plalangan, Lecoh Selo, Boyolali, Jawa Tengah.

Menurut koordinator posko SAR Barameru jalur pendakian Merapi, Samsuri, jumlah pendaki sepi atau hampir tidak ada pecinta alam yang melakukan pedakian ke puncak. Jumlah pendaki ke puncak Merapi pada malam hari libur atau Sabtu (8/3) mencapai sekitar 40 hingga 50 orang. Mereka datang dari berbagai daerah antara lain Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Jawa Barat.

Bahkan, tambah Samsuri,  ada 10 orang pendaki dari luar negeri melakukan pendakian pada Minggu (9/3) malam. Merapi saat terjadi embusan abu vulkanik di puncak, rombongan pendaki itu, posisi sedang tengah perjalanan turun.

"Pendaki dari warga asing itu, justru meminta kembali ke puncak untuk melihat langsung. Namun, warga yang menjadi penunjuk pendakian yang mendampingi turis itu, ketakutan mengajak mereka turun," kata Samsuri.

Samsuri menambahkan, pihaknya juga sudah mengimbau kepada pendaki sebelum melakukan pendakian tidak sampai ke puncak. Mereka posisinya hanya sampai di Pasar Bubar.

"Jarak Pasar Bubar dari Base Camp New Selo Plalangan, sekitar 2,5 kilometer. Jika Pasar Bubar menuju puncak jaraknya sekitar satu kilometer atau perjalanan sekitar satu jam," tegasnya.

Pihaknya juga mengimbau para pendaki tetap waspada menjaga keselamatan jiwa saat mendakian. Jika terjadi kabut tebal dengan jarak pandang kurang dari satu meter, pendaki diminta berhenti dan jangan berpencar dari temannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Merapi Semburkan Abu Vulkanik, Para Pendaki Buru-buru Turun Lagi

Merapi Semburkan Abu Vulkanik, Para Pendaki Buru-buru Turun Lagi

News | Kamis, 13 Maret 2014 | 08:03 WIB

Terkini

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

×