Diyakini Akan Bangkit, Mayat Guru Spiritual Disimpan dalam "Freezer"

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 14 Maret 2014 | 04:21 WIB
Diyakini Akan Bangkit, Mayat Guru Spiritual Disimpan dalam "Freezer"
Sosok Ashutosh Maharaj, sang guru spiritual. (DJJS.org)

Suara.com - Mayat seorang guru spiritual terkenal yang telah dinyatakan meninggal di India, disimpan oleh para pengikutnya di dalam sebuah freezer, sejak hampir enam pekan lalu. Alasannya, sebagaimana diutarakan seorang juru bicara, mereka yakin bahwa sang guru akan hidup kembali untuk memimpin mereka.

Seperti diberitakan News.com.au, Ashutosh Maharaj, nama sang guru, secara klinis telah dinyatakan meninggal oleh pihak medis pada 29 Januari 2014 lalu. Namun belakangan, para pengikut setianya memilih menyimpan tubuhnya di dalam freezer, di asrama sederhananya di kota kecil di daerah Punjab, sembari terus mengawasi tubuh sang guru.

Maharaj yang disebut berusia sekitar 70-an tahun, dikenal sebagai salah seorang guru spiritual kenamaan di India. Dia merupakan pemimpin dari kelompok bernama Divya Jyoti Jagrati Sansthan (Misi Kebangkitan Cahaya Mukjizat). Dia diklaim memiliki jutaan pengikut di seluruh dunia.

Juru bicara kelompok itu, Swami Vishalanand, menegaskan bahwa pemimpin mereka tidaklah meninggal, melainkan tengah berada dalam kondisi samadhi, level tertinggi dalam meditasi, yang dengan demikian berarti ia masih "sadar".

Disampaikan pula oleh Vishalanand, saat ini para pengikutnya tengah menanti sang guru mengakhiri meditasinya itu. Hingga saat itu tiba, asrama mereka yang ada di kota Nurmahal tersebut terbuka untuk para pengikut yang ingin bermeditasi atau melakukan kegiatan spiritual lainnya.

"Mahara-ji masih terus menyampaikan pesan-pesan melalui para pengikut yang menjalani meditasi, agar menjaga tubuhnya sampai dia kembali," tutur Vishalanand pula, beberapa hari lalu.

Keputusan meletakkan tubuh sang guru di freezer itu sendiri sempat dituntut ke pengadilan oleh seseorang yang mengaku adalah mantan sopirnya. Seperti dilaporkan media setempat, sang mantan sopir menuduh beberapa pengikut sengaja menahan tubuh guru itu lantaran menginginkan bagian dari hartanya.

Namun pengadilan akhirnya menolak tuntutan tersebut, terutama setelah pernyataan pemerintah Punjab yang menegaskan bahwa sang guru secara klinis telah meninggal, dan bahwa terserah pengikutnya memutuskan akan diapakan tubuhnya. Pejabat senior kepolisian setempat, Gurinder Singh Dhillon, pun menyatakan bahwa polisi tak dapat ikut campur lagi setelah putusan pengadilan itu.

Dikatakan pula oleh Vishalanand, ada sejumlah besar pemimpin spiritual sepanjang sejarah yang telah berkelana ke Pegunungan Himalaya selama berbulan-bulan dalam keadaan samadhi di bawah suhu membeku, sebelum akhirnya kembali ke kehidupan nyata. Sementara itu, salah seorang juru bicara lainnya yang berasal dari desa terdekat di mana tinggal banyak pengikut Maharaj, menyatakan bahwa mereka tetap akan menunggu.

"Saat kami menutup mata kami, kami bisa berbicara dengan Maharaj, yang sudah meyakinkan kami bahwa ia akan kembali," ungkap Lakhwinder Singh, sang juru bicara lainnya, seperti dikutip dari Indian Express. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Bukan Cuma Buat MBG! Bima Arya Luruskan Simpang Siur Anggaran Insentif Daerah Rp1 Triliun

Bukan Cuma Buat MBG! Bima Arya Luruskan Simpang Siur Anggaran Insentif Daerah Rp1 Triliun

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Ulasan Film Laut Bercerita: Ketika Suara Demokrasi Dibungkam dengan Paksa!

Ulasan Film Laut Bercerita: Ketika Suara Demokrasi Dibungkam dengan Paksa!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Cara Memilih Sunscreen untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Perlindungan Kulit Lebih Optimal

Cara Memilih Sunscreen untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Perlindungan Kulit Lebih Optimal

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:24 WIB

356 Perusahaan Diperiksa soal Karhutla, Jumhur Ancam Cabut Izin Korporasi Nakal!

356 Perusahaan Diperiksa soal Karhutla, Jumhur Ancam Cabut Izin Korporasi Nakal!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Mengupas Kisah Unik dan Spektakuler di Serial Love, Death & Robots Volume 3

Mengupas Kisah Unik dan Spektakuler di Serial Love, Death & Robots Volume 3

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:08 WIB

×