Sri Lanka Kehabisan Algojo, Warga Australia Kirim Lamaran

Liberty Jemadu | Suara.com

Jum'at, 14 Maret 2014 | 05:34 WIB
Sri Lanka Kehabisan Algojo, Warga Australia Kirim Lamaran
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Dua warga Australia nekat mengirim lamaran untuk mengisi lowongan juru gantung alias algojo di Sri Lanka, setelah pemerintah negara itu mengaku kesulitan mencari kandidat untuk lowongan pekerjaan tersebut di dalam negerinya sendiri.

"Dua warga Australia telah mengirim email ke salah satu departemen kami, yang isinya mengatakan mereka tertarik (dengan lowongan itu)," kata Chandrarathna Pallegama, komisaris jenderal lembaga pemasyarakatan Sri Lanka, Kamis (13/3/2014).

"Kami tidak memanggil mereka, apa lagi kami memang dilarang untuk merekrut orang asing," imbuh dia.

Sebelumnya diberitakan bahwa Sri Lanka sedang mencari juru gantung, petugas pelaksana eksekusi hukuman mati, setelah kandidat terakhir yang diberikan kepercayaan mengaku tidak kuat melihat tiang gantungan.

Pekan lalu departemen lembaga pemasyarakatan Sri Lanka sebenarnya sudah mendapatkan juru gantung baru, yang berhasil menyisihkan 176 orang pesaing dalam proses seleksi yang ketat. Ia menggantikan dua juru gantung yang mengundurkan diri beberapa bulan sebelumnya.

“Kami memberinya pelatihan selama satu pekan, tetapi dia langsung mundur setelah melihat tiang gantungan. Dia bilang, dia tidak mau melakukan pekerjaan ini,” kata Pallegama.

Meski dinamai juru gantung, kecil kemungkinan penjabat posisi benar-benar menggantung orang. Jabatan itu sebenarnya lebih kepada jabatan administrasi.

Negara kepulauan yang penduduknya mayoritas beragama Budha tidak pernah melaksanakan hukuman gantung sejak 1976, meski ada setidaknya 405 terpidana mati di negara itu.

Akan tetapi meningkatnya angka pelecehan seksual, pemerkosaan, pembunuhan, dan perdagangan obat terlarang, membuat sejumlah politikus mendesak agar hukuman mati diberlakukan lagi di negara tersebut. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Lanka Kehabisan Juru Gantung

Sri Lanka Kehabisan Juru Gantung

News | Selasa, 11 Maret 2014 | 22:31 WIB

Terdakwa Pembunuh Fransisca Yovie Dituntut Hukuman Mati

Terdakwa Pembunuh Fransisca Yovie Dituntut Hukuman Mati

News | Kamis, 06 Maret 2014 | 16:25 WIB

Terkini

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB