Nasdem Janji Subsidi Rakyat Miskin Rp1 Juta per Bulan

Angelina Donna

Minggu, 16 Maret 2014 | 19:13 WIB
Nasdem Janji Subsidi Rakyat Miskin Rp1 Juta per Bulan
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh [Antara/Ampelsa]

Suara.com - Partai NasDem berkomitmen untuk memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya dengan meluncurkan 10 program prioritasnya bagi rakyat Indonesia, yang salah satunya memberikan subsidi untuk rakyat miskin Rp1 juta/bulan/kepala keluarga selama lima tahun.

"Kalau Allah meridhoi NasDem menjadi pemenang Pemilu dan memimpin pemerintahan Republik Indonesia 2014-2019, maka kami akan memberikan 10 program prioritas NasDem bagi rakyat," kata Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat berkampanye di hadapan 8.000 simpatisan dan kadernya di lapangan Benteng Kuto Besak, Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (16/3/2014)

Namun, manakala Partai NasDem tak mampu memenuhi janjinya saat memimpin Indonesia, maka NasDem siap membubarkan diri.

"Kalau tidak mampu, partai ini harus membubarkan diri tanpa menunggu permintaan dari rakyat untuk dibubarkan. Kita tak main-main dengan kejujuran hati. Percaya itu. Itu modal kita sekarang," kata Surya.

Surya juga meminta para kadernya bekerja keras untuk meyakinkan masyarakat bahwa partai dengan nomor urut satu ini mampu melakukan perubahan bagi bangsa ini, sehingga bangsa Indonesia bisa sejajar dengan negara-negara maju.

"Kalau rakyat sudah puas dengan kinerja partai lama yang saat ini berada di kursi legislatif dan eksekutif, maka jangan pilih partai baru. Karena itu adalah tindakan yang salah. Tapi, bila dalam hatinya merasa kinerja DPR dan pemerintah saat ini kurang bagus dan perlu diperbaiki, maka pilihlah partai baru. Kami berjanji sepenuh hati untuk melakukan gerakan perubahan," katanya.

Selain memberikan subsidi untuk rakyat miskin Rp1 juta/kepala keluarga selama lima tahun, NasDem juga berjanji menyediakan pupuk dan alat-alat pertanian yang semurah-murahnya dengan pemberian subsidi selama lima tahun; membangun infrastruktur berupa pelabuhan, irigasi, dan jalan raya di seluruh Indonesia selama lima tahun.

Selain itu, Partai NasDem menjanjikan akan menaikkan gaji PNS, TNI dan Polri secara bertahap secara terus menerus selama lima tahun hingga memberikan rasa bangga dan produktivitas yang optimal; menggratiskan biaya pendidian sejak sekolah dasar hingga perguruan tinggi selama lima tahun.

Partai pimpinan Surya Paloh itu juga akan menyediakan beasiswa ke dalam dan luar negeri untuk 100 ribu lulusan SMA di seluruh Indonesia selama lima tahun; membangun kembali bidang pertahanan dan keamanan agar menjadi salah satu yang terkuat di Asia untuk melindungi rakyat dan menjaga keutuhan NKRI.

Tak hanya itu, NasDem akan membangun infrastruktur jaringan listrik dan air bersih di pedesaan di seluruh Indonesia; menciptakan 10 juta lapangan kerja baru selama lima tahun; serta mendirikan dan meningkatkan fasilitas Puskesmas untuk pelayanan rawat inap gratis di seluruh kecamatan di Indonesia selama lima tahun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP: Saatnya "Wong Deso" Memimpin

PDIP: Saatnya "Wong Deso" Memimpin

News | Minggu, 16 Maret 2014 | 19:42 WIB

Anis Matta Analogikan Nasib PKS Seperti Kisah Nabi Yusuf AS

Anis Matta Analogikan Nasib PKS Seperti Kisah Nabi Yusuf AS

News | Minggu, 16 Maret 2014 | 16:48 WIB

Jokowi Jadi Capres, Simpatisan PKS Kecewa Berat

Jokowi Jadi Capres, Simpatisan PKS Kecewa Berat

News | Minggu, 16 Maret 2014 | 15:16 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×