Menkopolhukam: Satinah Bebas dari Hukuman Mati

Doddy Rosadi

Kamis, 03 April 2014 | 16:53 WIB
Menkopolhukam: Satinah Bebas dari Hukuman Mati
Sulastri, kakak ipar TKI Satinah memperlihatkan foto terkini Satinah. (Antara/R. Rekotomo)

Suara.com - Pemerintah Indonesia setuju membayarkan  uang tebusan  atau diyat sebesar 7 juta riyal atau Rp21 miliar, untuk membebaskan tenaga kerja Indonesia (TKI), Satinah binti Jumadi dari ancaman hukuman mati. TKI asal Kabupaten Semarang, Jawa Tengah itu divonis hukuman mati karena membunuh majikannya Nurah binti Muhammad Al Gharib.

Dengan kesediaan pemerintah untuk membayar diyat 7 juta riyal itu, maka Satinah terbebas dari ancaman eksekuti hukuman mati di Penjara Buraida, Arab Saudi, yang jatuh temponya pada 3 April 2014 ini.

"Kita sudah bersepakat untuk menutupi apa yang dituntut oleh pihak keluarga," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto, di Jakarta, Kamis (3/4/2014), seperti dilansir dari laman Setkab.go.id.

Ia menyebutkan, tim  Satgas TKI/WNI di Luar Negeri Yang Terancam Hukuman Mati telah menemui Gubernur Qassim untuk menyampaikan kesediaan Pemerintah Indonesia.

"Tadi pagi tim telah berangkat ke Provinsi Qassim untuk bertemu gubernur dalam kerangka menyampaikan komitmen dari pemerintah Indonesia untuk memenuhi apa yang mereka tawarkan beberapa waktu lalu," kata Djoko.

Namun diakui Menko Polhukam, ia belum mendapat keterangan resmi dari tim yang berada di Arab Saudi. Djoko berharap tidak ada lagi permintaan dari keluarga korban. "Hasilnya masih belum, karena di sana masih pukul 09.00. Mudah-mudahan tidak ada permintaan apa pun. Dan kalau disetujui bisa cepat menyelamatkan Satinah dari hukuman mati," ujarnya.

Djoko Suyanto menambahkan, Kerajaan Arab Saudi  juga telah menerima dan merespons surat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden pada Rabu (26/3) telah menandatangani surat permohonan pembebasan dari eksekusi hukuman mati bagi Satinah. Surat tersebut ditujukan kepada Raja Arab Saudi.

"Surat dari Presiden sudah diberikan kepada Raja Arab Saudi. Respons dari Arab Saudi menyatakan masalah ini sudah diserahkan kepada staf Kerajaan Saudi untuk ikut bersama-sama tim menangani masalah pemaafan," kata Djoko Suyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selamatkan Satinah, Pemerintah Cicil Pembayaran Uang Diyat

Selamatkan Satinah, Pemerintah Cicil Pembayaran Uang Diyat

News | Kamis, 03 April 2014 | 05:11 WIB

Satinah Terancam Hukuman Pancung, Jupe Gelar Aksi

Satinah Terancam Hukuman Pancung, Jupe Gelar Aksi

Entertainment | Rabu, 02 April 2014 | 10:16 WIB

Foto: Aksi Solidaritas Satinah

Foto: Aksi Solidaritas Satinah

Foto | Selasa, 01 April 2014 | 20:29 WIB

Kirim Doa Buat Satinah Dari Bundaran HI

Kirim Doa Buat Satinah Dari Bundaran HI

News | Selasa, 01 April 2014 | 20:24 WIB

Temui Keluarga Satinah, SBY: Tak Benar Presiden Tinggal Diam

Temui Keluarga Satinah, SBY: Tak Benar Presiden Tinggal Diam

News | Senin, 31 Maret 2014 | 09:43 WIB

Pemerintah Optimis Satinah Segera Bisa Bebas dari Pancung

Pemerintah Optimis Satinah Segera Bisa Bebas dari Pancung

News | Sabtu, 29 Maret 2014 | 00:11 WIB

Terkini

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

×