SBY Tanggapi Ketakutan Bila Jokowi Gampang Didikte Setelah Jadi Presiden

Siswanto

Minggu, 06 April 2014 | 11:09 WIB
SBY Tanggapi Ketakutan Bila Jokowi Gampang Didikte Setelah Jadi Presiden
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (Antara/Andika Wahyu)

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk pertama kalinya menyampaikan tanggapan terkait keraguan sejumlah kalangan pada prospek pemerintahan mendatang, jika Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) terpilih menjadi Presiden periode 2014-2019. Termasuk kekhawatiran, bahwa bila jadi Presiden, Jokowi akan mudah didikte pihak lain.

Melalui program “Isu Terkini” yang ditayangkan melalui kanal Youtube https://www.youtube.com/watch?v=IPrMFRzWyjQ , Sabtu (5/4/2014), Kepala Negara mengaku telah mendengar keraguan rakyat perihal apakah Jokowi betul-betul siap dan mampu untuk memimpin negeri ini dalam waktu dekat.

Presiden menilai yang paling baik rakyat tidak perlu buru-buru sudah menganggap Jokowi tidak mampu.

Tetapi sebaliknya, menurut SBY, Jokowi kalau mendengar apa yang hidup di kalangan rakyat itu, ya bisa menyampaikan pikiran-pikirannya, solusi-solusinya, kebijakan-kebijakan yang akan dilakukan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan bangsa yang begitu kompleks.

“Dengan cara beliau menyampaikan itu, berdebat di sana-sini, rakyat akan tahu apa yang dimiliki oleh Pak Jokowi dan dimiliki oleh capres-capres yang lain. Dengan demikian, pada saatnya nanti akan bisa menentukan siapa yang dianggap paling baik dan paling tepat untuk menjadi Presiden setelah saya nanti,” kata Kepala Negara.

Adapun terhadap kekhawatiran rakyat, bahwa bila Jokowi jadi Presiden akan mudah didikte oleh pihak lain, Presiden mengemukakan tidak keliru rakyat punya harapan seperti itu.

Karena itu, lanjut Presiden, menjadi tantangan bagi Jokowi atau siapapun yang akan terpilih menjadi Presiden nanti, jangan mau didikte oleh siapapun, apalagi katanya pemilik modal, atau pihak-pihak tertentu, apalagi pihak asing.

Presiden SBY menyebutkan selama 10 tahun ia menjadi Presiden tidak ada yang bisa mendikte.

“Itu amanat saya. Itu sikap saya, meskipun saya diawasi oleh DPR, oleh lembaga-lembaga negara, dan rakyat,” ujarnya.

Presiden menegaskan tidak ada yang boleh mengontrol dan mendikte pikiran seorang Presiden dalam pengambilan keputusan atau dalam bersikap, baik itu urusan dalam negeri maupun untuk urusan luar negeri.

“Oleh karena itu, ini jadi tantangan dan harapan saya. Tentu pengganti saya nanti betul-betul mendengarkan apa yang hidup di kalangan rakyat sekarang ini,” kata Presiden SBY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditanya soal Pileg, Jokowi: Saya Lagi Pilek

Ditanya soal Pileg, Jokowi: Saya Lagi Pilek

News | Senin, 07 April 2014 | 11:07 WIB

Jokowi, Politisi Paling Sukses Terapkan "Personal Branding"

Jokowi, Politisi Paling Sukses Terapkan "Personal Branding"

News | Minggu, 06 April 2014 | 19:34 WIB

Terkini

Dilema Green Jobs: Solusi atas Krisis Iklim atau Ancaman Ekstraktif Baru?

Dilema Green Jobs: Solusi atas Krisis Iklim atau Ancaman Ekstraktif Baru?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:45 WIB

Gila! 51 Orang Kena Kartu Merah dalam Satu Pertandingan Gegara Baku Pukul Massal

Gila! 51 Orang Kena Kartu Merah dalam Satu Pertandingan Gegara Baku Pukul Massal

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 19:44 WIB

9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda

9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:40 WIB

Bidik Pasar Global, UMKM Binaan Pertamina Ikuti Pameran SIAL Food & Drinks Indonesia 2026

Bidik Pasar Global, UMKM Binaan Pertamina Ikuti Pameran SIAL Food & Drinks Indonesia 2026

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:34 WIB

Review SCTV: The Greatest Show You've Never Heard Of, Jejak Tawa Legendaris

Review SCTV: The Greatest Show You've Never Heard Of, Jejak Tawa Legendaris

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:33 WIB

Diabetes Bukan Berarti Pantang Makanan Favorit, Kenali Prinsip 5J untuk Kontrol Gula Darah

Diabetes Bukan Berarti Pantang Makanan Favorit, Kenali Prinsip 5J untuk Kontrol Gula Darah

Health | Kamis, 05 November 2026 | 19:16 WIB

Terlalu Lama Berhemat, Gen Z Justru Terjebak Revenge Spending

Terlalu Lama Berhemat, Gen Z Justru Terjebak Revenge Spending

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:15 WIB

Survei Bilang Anak Muda Muak Politik, Kok Paling Vokal Mengawal Kebijakan?

Survei Bilang Anak Muda Muak Politik, Kok Paling Vokal Mengawal Kebijakan?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:15 WIB

Pendidikkan Coding Wajib di 2027, Potensi Pengembangan AI Indonesia Dilirik Investor Polandia

Pendidikkan Coding Wajib di 2027, Potensi Pengembangan AI Indonesia Dilirik Investor Polandia

Bali | Kamis, 05 November 2026 | 19:14 WIB

Langgar Tatib, Botol Minuman Jokowi Disita Petugas Saat Sidang Roy Suryo

Langgar Tatib, Botol Minuman Jokowi Disita Petugas Saat Sidang Roy Suryo

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:12 WIB

×