Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

Irwan Febri

Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
Proses evakuasi pasien kapal pesiar MV Hondius. (Dok. WHO)
baca 10 detik
  • WHO mengonfirmasi wabah Hantavirus varian Andes yang menyebabkan tiga penumpang kapal MV Hondius meninggal dunia sejak April 2026.
  • Pemerintah Argentina melakukan investigasi sumber penularan dan pelacakan rute perjalanan penumpang di wilayah Amerika Selatan yang terinfeksi.
  • Otoritas kesehatan global memantau ketat penumpang yang telah turun di berbagai negara guna mencegah penyebaran virus lebih luas.

Suara.com - Otoritas kesehatan di berbagai negara bergerak cepat melacak dan mengendalikan wabah Hantavirus setelah World Health Organization (WHO) mengonfirmasi lima kasus infeksi yang terkait dengan kapal pesiar MV Hondius.

Dilansir dari CNN, tiga orang dilaporkan meninggal dunia sejak kapal berangkat dari Argentina bulan lalu, yakni pasangan asal Belanda dan seorang warga Jerman.

Kasus pertama diduga dialami pria Belanda berusia 70 tahun yang mendadak sakit di atas kapal dengan gejala demam, sakit kepala, nyeri perut, dan diare sebelum meninggal pada 11 April 2026.

Sementara itu, sebanyak 146 penumpang dan awak dari 23 negara, termasuk 17 warga Amerika Serikat, masih berada di atas kapal dengan pengawasan ketat.

Operator kapal, Oceanwide Expeditions, menyebut para penumpang dijadwalkan tiba di Kepulauan Canary akhir pekan ini sebelum dipulangkan ke negara masing-masing.

WHO menegaskan wabah ini tidak diperkirakan berkembang menjadi pandemi seperti COVID-19.

Namun, organisasi itu memperingatkan kemungkinan munculnya kasus tambahan karena beberapa penumpang sudah turun dan bepergian ke berbagai negara sebelum wabah sepenuhnya dipahami.

Wabah tersebut dikaitkan dengan varian Andes dari hantavirus, jenis langka yang dalam beberapa kasus dapat menular antarmanusia melalui kontak dekat.

WHO menduga pasangan Belanda yang meninggal kemungkinan terinfeksi saat melakukan perjalanan pengamatan burung di Argentina, Chile, dan Uruguay sebelum menaiki kapal pada 1 April 2026.

baca juga

Kini pemerintah Argentina tengah menelusuri rute perjalanan pasangan tersebut dan melakukan penangkapan serta pengujian tikus di sejumlah lokasi yang diduga menjadi sumber penularan.

Beberapa negara juga telah melakukan pemantauan terhadap penumpang dan kontak erat, termasuk Belanda, Inggris, Kanada, Singapura, Swiss, Prancis, Afrika Selatan, dan Amerika Serikat.

Di Singapura, dua pria berusia 60-an menjalani isolasi mandiri dan tes hantavirus. Salah satunya mengalami pilek ringan, sementara satu lainnya tidak menunjukkan gejala.

Sedangkan di Amerika Serikat, sejumlah warga di negara bagian Virginia, Texas, Georgia, Arizona, dan California turut dipantau otoritas kesehatan meski sejauh ini belum menunjukkan gejala serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:11 WIB

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:58 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Terkini

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 06:05 WIB

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 06:01 WIB

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

×