Didesak Mundur dari Kursi Gubernur, Ini Tanggapan Jokowi

Siswanto

Senin, 07 April 2014 | 19:11 WIB
Didesak Mundur dari Kursi Gubernur, Ini Tanggapan Jokowi
Joko Widodo saat mengunjungi posko JKW4P di Jakarta, Kamis (3/4/2014).[suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta mendesak Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mundur dan mengancam akan menggalang dukungan penggunaan hak angket DPRD bila calon presiden dari PDI Perjuangan itu tak mau menuruti desakan mereka.

Apa tanggapan Jokowi atas desakan Fraksi Gerindra?

"Itu urusan gua," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Senin (7/4/2014).

Jokowi menjelaskan, apakah nanti ia mundur atau tidak dari kursi gubernur, saat ini hal itu tengah dikaji dari perspektif hukum dan ketatanegaraan oleh Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Kemudian terkait apakah ada kontrak politik antara PDI Perjuangan dan Partai Gerindra sewaktu duet bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2012 lalu sehingga Partai Gerindra memutuskan untuk memintanya mundur, Jokowi mengatakan, "Kontrak apa? Kontraknya, kontraknya kenapa, enggak ada. Kontrak Batu Tulis, kontrak ini."

Lebih lanjut, mantan Walikota Solo itu mengatakan desakan dari Fraksi Gerindra itu tidak mempengaruhi hubungannya dengan Ahok.

"Ya ngga gimana-gimana, gimana-gimana? Tiap hari ketemu tiap hari rapat setiap hari menyelesaikan pekerjaan," kata dia.

Seperti diberitakan, Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta mengancam untuk memakzulkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) lewat hak angket. Mereka kecewa sejak Jokowi deklarasi menjadi calon presiden dari PDI Perjuangan.

“Pokoknya kalau kalah, jangan balik lagi ke Jakarta. Oleh sebab itu, lebih baik mundur sebagai gubernur dari sekarang,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohammad Sanusi.

Sanusi mengatakan akan konsolidasi dengan fraksi lain di DPRD untuk menggunakan hak angket. Ia memberi batas waktu kepada Jokowi untuk mundur sampai Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi membuka pendaftaran calon presiden.

“Pokoknya kami kasih waktu sampai KPU membuka pendaftaran calon? presiden. Kalau sudah pembukaan pendaftaran, Jokowi belum mundur, kita ajukan hak angket,” kata Sanusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fraksi PDI Perjuangan: Rencana Gerindra Lengserkan Jokowi Itu Mengada-ada

Fraksi PDI Perjuangan: Rencana Gerindra Lengserkan Jokowi Itu Mengada-ada

News | Senin, 07 April 2014 | 18:41 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Jakarta Ancam Lengserkan Jokowi

Fraksi Gerindra DPRD Jakarta Ancam Lengserkan Jokowi

News | Senin, 07 April 2014 | 18:14 WIB

Jokowi: Apa Saya Model Orang yang Gampang Didikte?

Jokowi: Apa Saya Model Orang yang Gampang Didikte?

News | Senin, 07 April 2014 | 17:58 WIB

Ahok: Jokowi Tak Bakal Bisa Dilengserkan Lewat Angket Anggota DPRD

Ahok: Jokowi Tak Bakal Bisa Dilengserkan Lewat Angket Anggota DPRD

News | Senin, 07 April 2014 | 17:45 WIB

Terkini

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:40 WIB

Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu

Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:25 WIB

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:17 WIB

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB