Di Masa Tenang, Anas Buka "Topeng" SBY

Liberty Jemadu

Selasa, 08 April 2014 | 13:44 WIB
Di Masa Tenang, Anas Buka "Topeng" SBY
Anas Urbaningrum (suara.com/Dwi Bowo)

Suara.com - Hanya satu hari jelang pemungutan suara pemilihan legislatif pemilihan umum 2014, mantan ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, kembali memojokkan Susilo Bambang Yudhoyono, orang yang kini menduduki kursi ketua umum partai berlambang bintang bersudut tiga itu.

Lewat akun Twitter-nya @anasurbaningrum, mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum itu mengatakan bahwa serangkaian kicauannya (berjumlah 19 buah) bukan untuk menyerang Partai Demokrat, tetapi untuk "melawan Pak SBY", yang juga menjabat sebagai presiden Indonesia sekarang.


"Tetapi ini hanya respon atas kelakuannya kepada saya," tulis Anas, Selasa (8/4/2014).

Seperti yang diketahui Anas ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi sejak Januari silam. Ia dijadikan tersangka dalam dugaan koruspi proyek kompleks olahraga Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Februari 2013. Awal Maret lalu dia juga ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pencucian uang.

Dalam serial tweet-nya Anas mengaku menerima sejumlah data tentang pemilihan presiden pada pemilu 2009.  "Ada keanehan yang nyata," tulis Anas tentang pemilihan yang dimenangkan oleh SBY itu.


Menurut Anas itu baru topeng "pertama SBY" dan berisi tentang akuntabilitas dana kampanye SBY. Anas juga mengatakan bahwa data-data itu akan diberikannya kepada KPK untuk ditelusuri.


"Yang jelas, data yang saya pegang dan akan saya serahkan amat sangat patut diduga 'tidak bersih' dan 'tidak terang'," beber Anas lebih jauh.

Meski demikian dia tidak menjelaskan secara rinci permasalahan dalam data itu, baik itu kecurangan atau indikasi kejahatan lain. Kicauan Anas itu sendiri diumbar ke publik pada masa tenang pemilu 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara KPK Antisipasi Gerilya Politik Uang Jelang Pemilu

Cara KPK Antisipasi Gerilya Politik Uang Jelang Pemilu

News | Selasa, 08 April 2014 | 13:33 WIB

Megawati Nyoblos di Kebagusan

Megawati Nyoblos di Kebagusan

News | Selasa, 08 April 2014 | 13:25 WIB

SBY Resmikan RSU Pekerja

SBY Resmikan RSU Pekerja

Foto | Selasa, 08 April 2014 | 12:56 WIB

KPK Imbau Masyarakat Berani Tolak Politik Uang Jelang Pemilu

KPK Imbau Masyarakat Berani Tolak Politik Uang Jelang Pemilu

News | Selasa, 08 April 2014 | 12:46 WIB

Ini Kriteria Capres yang Akan Dicoblos Yuanita Christiani

Ini Kriteria Capres yang Akan Dicoblos Yuanita Christiani

Entertainment | Selasa, 08 April 2014 | 12:35 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×