Cara KPK Antisipasi Gerilya Politik Uang Jelang Pemilu

Siswanto

Selasa, 08 April 2014 | 13:33 WIB
Cara KPK Antisipasi Gerilya Politik Uang Jelang Pemilu
Petugas melepas alat peraga kampanye di Jjalan Sudirman, Indramayu, Jawa barat, (6/4). [Antara/Dedhez Anggara]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja mengakui masih banyak pelanggaran jadwal kampanye Pemilu Legislatif pada Rabu (8/4/2014). Pelanggarannya berupa kampanye di minggu tenang.

"Ada banyak pelanggaran-pelanggaran di daerah, tapi itu bukan domain KPK tapi KPU," kata Adnan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/4/2014).

Terhadap pelanggaran jadwal kampanye ini, kata Adnan, KPK tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali sudah menyangkut pada penyalahgunaan anggaran.

Untuk penyalahgunaan anggaran atau politik uang, selama ini lembaga KPK sudah mengantisipasinya dengan membentuk satuan tugas bersama KPU, Bawaslu, dan PPATK.

"Langkah ini dilakukan untuk menyelesaikan persoalan secara instan," katanya.

Menurut Adnan, pembentukan satgas bersama bertujuan untuk meminimalisir kasus penyalahgunaan anggaran atau politik uang di lapangan.

"Kalau misalnya di KPU ada penyalahgunakan anggaran, atau calon incumbent menerima suatu, politik uang, ini masuk wilayah kami," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Imbau Masyarakat Berani Tolak Politik Uang Jelang Pemilu

KPK Imbau Masyarakat Berani Tolak Politik Uang Jelang Pemilu

News | Selasa, 08 April 2014 | 12:46 WIB

Bawaslu: SBY Tidak Langgar Peraturan Kampanye

Bawaslu: SBY Tidak Langgar Peraturan Kampanye

News | Selasa, 08 April 2014 | 09:18 WIB

Pengamat: Sanksi "Kampanye Hitam" di UU Pemilu Masih Ringan

Pengamat: Sanksi "Kampanye Hitam" di UU Pemilu Masih Ringan

News | Senin, 07 April 2014 | 20:46 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×