Gerindra: Usung Prabowo ke Bursa Pilpres sudah Harga Mati

Siswanto

Kamis, 10 April 2014 | 19:02 WIB
Gerindra: Usung Prabowo ke Bursa Pilpres sudah Harga Mati
Prabowo di TPS 02, di Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/4). [dok. Gerindra]

Suara.com - Bila menimbang hasil perolehan suara di Pemilu Legislatif, kecil kemungkinan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) bisa mengusung sendiri Prabowo Subianto menjadi calon presiden. Kendati demikian, partai ini tidak akan menyerah.

Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi mengatakan karena perolehan suara di tahapan Pileg tidak cukup banyak, Partai Gerindra tetap berusaha mengejar dan mencapai suara lebih dari 20 persen dengan cara koalisi dengan partai lain. Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden, syarat mengusung capres-cawapres yakni 20 persen perolehan kursi DPR atau 25 persen perolehan suara sah nasional.

"Awalnya, Gerindra berusaha tidak perlu koalisi untuk mengangkat Prabowo sebagai presiden," kata Suhardi di Kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (10/4/2014).

Partai Gerindra, kata Suhardi, harus bisa mengusung Prabowo menjadi calon presiden di bursa Pilpres.

"Itu sudah merupakan harga mati," kata dia.

Suhardi optimistis upaya Partai Gerindra untuk menggalang dukungan dari partai lain akan berhasil, apalagi berdasarkan perolehan suara hasil Pileg, Gerindra menempati posisi tiga besar partai dengan suara terbanyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Effect Katrol Suara Gerindra

Prabowo Effect Katrol Suara Gerindra

News | Kamis, 10 April 2014 | 13:13 WIB

Prabowo: Mesin Partai Kuat, Gerindra Akan Raih 20 Persen Suara

Prabowo: Mesin Partai Kuat, Gerindra Akan Raih 20 Persen Suara

News | Rabu, 09 April 2014 | 16:24 WIB

Fadli Zon Tegaskan Lagi Prabowo Tidak Terlibat "Mei '98"

Fadli Zon Tegaskan Lagi Prabowo Tidak Terlibat "Mei '98"

News | Senin, 07 April 2014 | 20:52 WIB

Terkini

AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!

AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 06:56 WIB

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB