Menjelang Kunjungan Paus, Pengamanan Paskah Diperketat

Esti Utami

Minggu, 20 April 2014 | 15:23 WIB
Menjelang Kunjungan Paus, Pengamanan Paskah Diperketat
Sejumlah biarawati berdoa di Gereja Makam Suci, di Kota Tua, Jerusalem (Reuters/Baz Ratner)

Suara.com - Pengamanan ketat oleh polisi Israel dalam pelaksanaan prosesi Api Kudus menuai kritik. Polisi Israel dinilai menghalangi utusan perdamaian PBB di Timur Tengah, para diplomat dan kerumunan warga Palestina untuk menghadiri ritual pra-Paskah di Gereja Makam Suci Yerusalem, yang oleh umat Kristen dipercaya sebagai makam Yesus.

Robert Serry, utusan perdamaian PBB di Timur Tengah, mengatakan petugas keamanan Israel telah menghalangi kelompok jamaah Palestina dan sejumlah diplomat untuk mengikuti lebih dekat prosesi di dekat gereja. Serry menambahkan ia dan diplomat dari Italia, Norwegia dan Belanda harus menunggu setengah jam. Akibatnya terjadi saling dorong.

"Ini menjadi sangat berbahaya karena ada kerumunan besar dan saya terdorong ke pagar logam yang dipasang polisi. kerumunan mencoba untuk mendorong sangat keras," kata Serry sambil menambahkan mereka mungkin saja terinjak-injak jika polisi tidak  membiarkan mereka lewat.

"Saya tidak mengerti mengapa hal ini terjadi," tambahnya. "Saya tidak mengatakan saya merasa hidup saya dalam bahaya , tapi ini bukan sesuatu yang Anda harapkan untuk sebuah prosesi damai untuk Paskah."

Namun Israel menilai ini hanyalah insiden kecil. Juru bicara kementrian luar negeri Israel, Yigal Palmor mengakui polisi memang berupaya untuk membatasi kerumunan di jalan menuju Gereja Makam Suci di kota tua Yerusalem untuk menyaksikan ritual Api Kudus."Jika ada mendorong dan mendorong saya akan mengatakan itu adalah mikro - insiden," katanya.

Insiden ini sebagai kelanjutan dari bentrokan selama dua hari antara kelompok Muslim dan Yahudi di sebuah tempat yang dikenal sebagai flashpoint antara dua kelompok ini. Ketegangan di kota pusat tiga agama itu meningkat menjelang kunjungan Paus Fransiskus bulan depan.

Api Kudus adalah ritual yang biasa digelar Kristen Ortodoks, yang percaya api ajaib muncul di lokasi yang diidentifikasi sebagai makam Yesus. Upacara ini digelar setiap tahun sehari sebelum Paskah . (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diplomat Mogok, Israel Tutup Kedutaan di Seluruh Dunia

Diplomat Mogok, Israel Tutup Kedutaan di Seluruh Dunia

News | Senin, 24 Maret 2014 | 00:01 WIB

Israel Tembak Mati 3 Warga Palestina

Israel Tembak Mati 3 Warga Palestina

News | Minggu, 23 Maret 2014 | 06:40 WIB

AS Desak Palestina Bantu Cairkan Upaya Perdamaian Dengan Israel

AS Desak Palestina Bantu Cairkan Upaya Perdamaian Dengan Israel

News | Selasa, 18 Maret 2014 | 17:28 WIB

Terkini

Romantisnya Kebablasan, Pasutri Diciduk Polisi Usai Jadi Pengedar Sabu di Lamongan

Romantisnya Kebablasan, Pasutri Diciduk Polisi Usai Jadi Pengedar Sabu di Lamongan

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:57 WIB

Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap

Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap

Batam | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:57 WIB

Kasus Keracunan MBG Disorot, Guru Besar UGM Sebut SPPG Dibebani Produksi Berlebihan

Kasus Keracunan MBG Disorot, Guru Besar UGM Sebut SPPG Dibebani Produksi Berlebihan

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:56 WIB

IHSG Masih Melempem Hari Ini, Saham Prajogo Melesat

IHSG Masih Melempem Hari Ini, Saham Prajogo Melesat

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:48 WIB

Rayakan HUT ke-70, Yuk Seru-seruan di Danamon Festival!

Rayakan HUT ke-70, Yuk Seru-seruan di Danamon Festival!

Bekaci | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:47 WIB

Dukung Petani Blora, Bulog Tingkatkan Kolaborasi demi Menjamin Penyerapan Tebu

Dukung Petani Blora, Bulog Tingkatkan Kolaborasi demi Menjamin Penyerapan Tebu

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:45 WIB

BGN Sebut 116 Juta Warga Indonesia Masih Kurang Makan, Daerah Stunting Tinggi Jadi Prioritas MBG

BGN Sebut 116 Juta Warga Indonesia Masih Kurang Makan, Daerah Stunting Tinggi Jadi Prioritas MBG

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:45 WIB

Dinasti Jokowi Belum Habis! Kaesang Berpeluang Melenggang ke Senayan Lewat 'Kandang Banteng'

Dinasti Jokowi Belum Habis! Kaesang Berpeluang Melenggang ke Senayan Lewat 'Kandang Banteng'

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:43 WIB

Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa

Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:43 WIB

Pria Sumsel Tega Cabuli Anak Bawah Umur di Lampung Utara, Foto Polos Jadi Senjata Teror

Pria Sumsel Tega Cabuli Anak Bawah Umur di Lampung Utara, Foto Polos Jadi Senjata Teror

Lampung | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:40 WIB

×