Gagas Koalisi Baru, Demokrat Harus Punya Calon Sekaliber SBY

Doddy Rosadi Suara.Com
Kamis, 24 April 2014 | 16:26 WIB
Gagas Koalisi Baru, Demokrat Harus Punya Calon Sekaliber SBY
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) orasi saat kampanye terbuka. (Antara/Oky Lukmansyah)

Suara.com - Partai Demokrat tetap mempunyai peluang untuk mengusung calon Presiden sendiri dalam Pemilu Presiden nanti. Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Ikrar Nusa Bakti mengatakan, suara yang didapat Demokrat dalam pemilu legislatif lalu tidak terlalu buruk yaitu 9-10 persen.

Menurut dia, Demokrat harus bisa membujuk dua hingga tiga parpol lain untuk membentuk koalisi baru. Namun, syarat yang paling penting adalah Demokrat harus mempunyai calon Presiden atau calon Wakil Presiden yang sekaliber dengan Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum dan juga Presiden Indonesia.

“Kalau tidak sekaliber SBY, minimal satu tingkat di bawah SBY. Jangan 10 tingkat di bawah SBY. Kalau Demokrat bisa menemukan calon dengan kategori seperti itu, saya kira Demokrat masih punya peluang dalam pilpres nanti. Permasalahannya kan, apa Demokrat punya calon dengan kemampuan satu tingkat di bawah SBY,” kata Ikrar di Jakarta, Kamis (24/4/2014).

Kata Ikrar, Demokrat hanya perlu tambahan sekitar 15 persen suara lagi. Menurut dia, Demokrat bisa menggandeng PKB atau PPP. PKB belum memutuskan akan bergabung dengan PDI Perjuangan. Begitu juga dengan PPP yang sudah batal berkoalisi dengan Gerindra.

Partai Demokrat akan melakukan opsi alternatif dalam menghadapi pemilu presiden 2014 yakni membangun poros koalisi baru dengan mencari mitra koalisi pada partai menengah.

"Dari hasil komunikasi politik dengan semua potensi kekuatan politik yang ada, Partai Demokrat akan melakukan dua opsi strategis," kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Andi Nurpati.

Menurut Andi Nurpati, wacana yang berkembang sebelumnya Partai Demokrat akan bergabung dengan salah satu poros koalisi dari tiga partai politik pengusung calon presiden yang meraih suara di atas 10 persen.

Ketiga partai politik tersebut adalah PDI Perjuangan yang mengusung calon presiden Joko Widodo, Partai Golkar yang mengusung calon presiden Aburizal Bakrie, dan Partai Gerindra yang mengusung calon presiden Prabowo Subianto.

Namun, kata dia, Partai Demokrat yang menyelenggarakan konvensi calon presiden secara terbuka sejak September 2013, perlu mengupayakan secara optimal calon presiden peserta konvensi.

Karena itu, kata dia, dari hasil komunikasi politik dengan semua potensi kekuatan politik yang ada, Partai Demokrat kemungkinan akan membangun poros koalisi alrternatif dengan mengajak bergabung tiga atau dua partai menengah sehingga bisa mengusung calon presiden sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI