Dunia Kembali Mengenang Ayrton Senna

Reky Kalumata

Kamis, 01 Mei 2014 | 16:59 WIB
 Dunia Kembali Mengenang Ayrton Senna
Pekerja memasang foto Ayrton Senna, di sirkuit Imola, Italia, Rabu (30/4). [Reuters/Alessandro Garofalo]

Suara.com - Hari ini 1 Mei 2014, dunia mengenang 20 tahun kematian Ayrton Senna da Silva. Pebalap legendaris Brasil ini meregang nyawa setelah mengalami kecelakaan di Grand Prix San Marino di Imola.

Ayrton Senna mengalami kecelakaan hebat di tikungan Tamburello saat memimpin balapan di GP San Marino di Sirkuit Imola bersama tim Williams. Mobil yang dikendarainya menabrak pembatas lintasan saat melaju dengan kecepatan 217 km/jam.

Setelah mendapatkan perawatan selama empat jam nyawa pebalap yang memiliki nyali besar dan dijuluki The Rain Man, tidak tertolong dan menghembus nafas terakhirnya di usia 34 tahun. Ia mengakhiri karirnya di trek balapan bersama dengan seluruh impian dan talentanya.

Ayrton Senna memulai karirnya di dunia balap dari ajang balap go-kart di usia 13 tahun. Pada tahun 1981 dia memulai mengikuti balapan mobil satu jok dan memenangi balap Formula 3 Inggris pada tahun 1983.

Keberhasilannya tersebut membuat Senna merambah ke Formula 1 dan memulai debutnya dengan Toleman-Hart pada 1984. Di musim selanjutnya, Senna bergabung dengan Lotus dan memenangi enam kali kemenangan dalam tiga musim.

Pada tahun 1988, Senna bergabung bersama Alain Prost di McLaren-Honda. Di tim tersebut skill Senna semakin tampak dan itu dibuktikan dengan merebut tiga gelar juara. Pada musim 1994, dia memperkuat Williams yang menjadi tim terakhirnya.

Kini, dunia kembali mengenang 20 tahun kepergian Ayrton Senna. Salah satunya di pusatkan di trek Imola, dtempat pebalap Brasil ini menghembuskan nafas terakhirnya. Begitu juga di tanah kelahirannya di Brasil dimana dia masih tetap dipuja, peringatan dilakukan di sirkuit Interlagos, Sao Paolo.

Mantan bos Ayrton Senna di McLaren, Ron Dennis mengatakan bahwa dia tidak heran jika Ayrton Senna hingga saat ini masih tetap dikenang, dan bahkan dipuja sebagai seorang pebalap besar.

"Saya pikir karena dia sangat baik selama dia berada di planet ini. Di atas semuanya, dia hebat. Ia memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang sangat baik. Dia sangat berprinsip," ungkap Ron Dennis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenang 20 Tahun Kematian Pebalap Legendaris Ayrton Senna

Mengenang 20 Tahun Kematian Pebalap Legendaris Ayrton Senna

Video | Kamis, 01 Mei 2014 | 13:05 WIB

Ayrton Senna 1994-2014

Ayrton Senna 1994-2014

Foto | Kamis, 01 Mei 2014 | 11:36 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×