Kasus Rachmat Yasin, Dua Bos PT Bukit Jonggol Asri Dicegah ke Luar Negeri

Siswanto

Jum'at, 09 Mei 2014 | 11:47 WIB
Kasus Rachmat Yasin, Dua Bos PT Bukit Jonggol Asri Dicegah ke Luar Negeri
Tersangka dugaan suap rekomendasi tukar menukar kawasan hutan, Rachmat Yasin. [Antara/Jafkhairi]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirimkan surat kepada Dirjen Imigrasi untuk mencegah Haryadi Kumala dan Cahyadi Kumala Kwee berpergian ke luar negeri. Pencegahan ke luar negeri terkait dengan kasus dugaan suap alih fungsi hutan yang sebelumnya telah menggelandang Bupati Bogor yang juga Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat, Rachmat Yasin, ke KPK.

"Terkait dengan penyidikan dugaan TPK terkait perizinan pemanfaatan lahan tanah tahun 2014, KPK telah mengirimkan permintaan pencegahan bepergian ke luar negeri kepada Dirjen Imigrasi atas nama Haryadi Kumala dan Cahyadi Kumala Kwee dari swasta," kata juru bicara KPK, Johan Budi SP, Jumat (9/5/2014).

Cahyadi Kumala Kwee adalah Komisaris Utama PT Bukit Jonggol Asri dan Haryadi Kumala adalah Komisaris PT Bukit Jonggol Asri.

Pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap dua bos PT Bukit Jonggol Asri itu sejak 8 Mei 2014 dan berlaku sampai enam bulan ke depan.

PT Bukit Jonggol Asri merupakan perusahaan pengembang. Sekitar 35 persen saham perusahaan dimiliki keluarga Bakrie lewat PT Bakrieland Development. Pada Juli 2011, perusahaan ini diketahui mengumumkan dimulainya proyek Sentul Nirwana yang akan memaksimalkan lahan seluas 12 ribu hektar di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Di tempat itu, nantinya akan dibangun theme park, hotel dan resort, lapangan golf, pusat perdagangan dan perkantoran, sekolah-sekolah dan universitas bertaraf internasional, serta cluster perumahan.

Untuk melancarkan rencana proyek tersebut, PT Bukit Jonggol Asri mengajukan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pertanian dan Kehutanan untuk mengonversi lahan hutan lindung seluas 2.754 hektar yang berada di antara kawasan Bogor dan Cianjur, Jawa Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Barbuk Rachmat Yasin

Barbuk Rachmat Yasin

Foto | Jum'at, 09 Mei 2014 | 11:05 WIB

Dikawal Pasukan Bersenjata, Tim KPK Geledah Kantor Rachmat Yasin

Dikawal Pasukan Bersenjata, Tim KPK Geledah Kantor Rachmat Yasin

News | Jum'at, 09 Mei 2014 | 10:04 WIB

Kasus Suap Rachmat Yasin, KPK Lepas Tujuh Orang yang Sempat Diperiksa

Kasus Suap Rachmat Yasin, KPK Lepas Tujuh Orang yang Sempat Diperiksa

News | Jum'at, 09 Mei 2014 | 01:30 WIB

Suap Untuk Rachmat Yasin Rp4,5 Miliar

Suap Untuk Rachmat Yasin Rp4,5 Miliar

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 23:45 WIB

KPK Pamerkan Uang Suap Untuk Rachmat Yasin

KPK Pamerkan Uang Suap Untuk Rachmat Yasin

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 22:43 WIB

Terkini

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung

PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

KPK Usul Harta Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

KPK Usul Harta Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:52 WIB

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

×