PKS Terima Hasil Rekapitulasi dengan Catatan

Laban Laisila

Sabtu, 10 Mei 2014 | 03:00 WIB
 PKS Terima Hasil Rekapitulasi dengan Catatan
Simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) [Dok.Antara/Zabur Karuru]

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengatakan masih banyak pelanggaran Pemilu yang terjadi di daerah. Karena itu, di masa mendatang, PKS akan mengubah sistem Pemilu.

Sekretaris Jenderal PKS Taufik Ridho mengatakan, partainya menerima hasil rekapitulasi nasional pemilu anggota DPR, DPD, DPRD, yang ditetapkan oleh KPU. Namun, dengan berbagai catatan untuk peningkatan kualitas pemilu di masa mendatang.

"Tetapi untuk level daerah, seperti disampaikan PKB, perlu ada peningkatan lebih baik lagi, karena terjadinya konflik," ungkap Taufik di Kantor KPU, Jakarta, Sabtu (10/5/2014) dini hari.

Oleh karena itu bersama parpol di DPR,  PKS perlu merumuskan sistem pemilu ke depan untuk lebih terbuka transparan, adil dan profesional. Sehingga tidak ada yang merasa terzolimi ke depan.

Mengenai adanya temuan pelanggaran dalam proses pelaksanaan pemilu, PKS juga akan membawa masalah itu  ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kekecewaan (kecurangan pemilu) itu juga perlu kita lakukan dengan mekanisme hukum sebagaimana mestinya," katanya.

Namun, secara umum, Ridho mengatakan proses pemilu yang dijalankan KPU sudah terbilang baik. Dia pun menyampaikan terimakasih kepada seluruh elemen yang menjalankan proses ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Partai Golput Jadi Juara Pileg 2014

Partai Golput Jadi Juara Pileg 2014

News | Sabtu, 10 Mei 2014 | 01:57 WIB

PBB dan PKPI Tidak Dapat Kursi DPR

PBB dan PKPI Tidak Dapat Kursi DPR

News | Sabtu, 10 Mei 2014 | 01:19 WIB

Menang di Pileg, PDI Perjuangan Beri Dua Jempol Buat KPU

Menang di Pileg, PDI Perjuangan Beri Dua Jempol Buat KPU

News | Sabtu, 10 Mei 2014 | 01:14 WIB

Terima Rekapitulasi, PKB Tetap Klaim Kehilangan 1,8 Juta Suara

Terima Rekapitulasi, PKB Tetap Klaim Kehilangan 1,8 Juta Suara

News | Sabtu, 10 Mei 2014 | 00:58 WIB

Ini Dia Hasil Penghitungan Suara Pileg 2014 Resmi dari KPU

Ini Dia Hasil Penghitungan Suara Pileg 2014 Resmi dari KPU

News | Jum'at, 09 Mei 2014 | 23:52 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB