Ini Alasan Jokowi Tolak Partai Golkar

Laban Laisila

Selasa, 20 Mei 2014 | 12:36 WIB
Ini Alasan Jokowi Tolak Partai Golkar
Capres Joko Widodo dan ARB berkunjung ke Pasar Gembrong. Jakpus (13/5). (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Bakal calon presiden Joko Widodo (Jokowi) menerangkan penyebab tidak jadinya Partai Golkar bergabung dengan koalisi pendukungnya dan Jusuf Kalla (JK) menjadi pasangan capres-cawapres.

"Ya ada permintaan. Padahal kita kan sudah sampaikan bahwa kerjasama ini tanpa syarat," kata Jokowi di Balaikota, Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Katanya, ada jatah menteri yang diminta Partai Golkar. Informasi yang beredar, Golkar meminta tujuh jatah menteri untuk masuk ke gerbong mendukung dirinya.

"Saya tidak bisa sampaikan (jumlah menteri-nya). Tapi kalau ada sesuatu permintaan yang tidak bisa kita penuhi, mau bagaimana. Kami sudah sampaikan kerja sama ini tanpa syarat," tutur Jokowi.

Jokowi menerangkan, Partai Golkar juga sempat menyebut kalau PDI Perjuangan membangun koalisi secara abu-abu. Padahal, menurut Jokowi, sistem koalisi yang dibangun ini sudah tegas, tanpa bagi-bagi jatah kekuasaan.

"Dibilang kita abu-abu gitu lho. Padahal nggak, kita tegas. (Mereka bilang) kalau mau bergabung harus ada sharing power," tutur Jokowi.

Belakangan Golkar memutuskan mendukung pasangan Prabowo-Hatta Rajasa pada detik-detik terakhir sebelum deklarasi pasangan Capres Cawapres.

Padahal, pekan lalu Aburizal Bakrie sempat menemani Jokowi ‘blusukan’ ke Pasar Gembrong, Jakarta Timur.

Di lokasi itu, Ical sapaan akrab Aburizal sempat menegaskan sudah memiliki visi yang sama meski belum memutuskan mendukung Jokowi. Selanjutnya, Aburizal Bakrie bertemu Megawati Soekarnoputri di kediaman Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Namun, rangkaian pertemuan tersebut tampaknya tidak ada kesepakatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indra Piliang Siap Terima Sanksi Golkar Lantaran Dukung Jokowi - JK

Indra Piliang Siap Terima Sanksi Golkar Lantaran Dukung Jokowi - JK

News | Selasa, 20 Mei 2014 | 12:11 WIB

Jokowi Puasa Sebelum Ikut Tes Kesehatan Capres

Jokowi Puasa Sebelum Ikut Tes Kesehatan Capres

News | Selasa, 20 Mei 2014 | 12:08 WIB

Kader Muda Golkar Pilih Dukung Jokowi-JK

Kader Muda Golkar Pilih Dukung Jokowi-JK

News | Selasa, 20 Mei 2014 | 11:28 WIB

Prabowo-Hatta Tabur Bunga ke Sejumlah Makam Pahlawan

Prabowo-Hatta Tabur Bunga ke Sejumlah Makam Pahlawan

News | Selasa, 20 Mei 2014 | 11:26 WIB

Terkini

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:45 WIB

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 20:43 WIB

Keysha Angelica Riset Gestur Pelakor Lewat Medsos demi Peran Citra di Kesetiaan

Keysha Angelica Riset Gestur Pelakor Lewat Medsos demi Peran Citra di Kesetiaan

Entertainment | Kamis, 05 November 2026 | 20:40 WIB

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:35 WIB

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:32 WIB

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 20:30 WIB

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:18 WIB

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:16 WIB

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:15 WIB

×