Prabowo Mengaku Sangat Gugup Bila Ada SBY

Siswanto

Minggu, 01 Juni 2014 | 17:28 WIB
Prabowo Mengaku Sangat Gugup Bila Ada SBY
Capres-cawapres Prabowo-Hatta. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Calon presiden dan calon wakil presiden, Prabowo Subianto - Hatta Rajasa, menghadiri rapat kader Partai Demokrat di Hotel Sahid Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (1/6/2014) sore. Rapat untuk mendengarkan paparan visi - misi capres - cawapres ini diberi tema ‘Indonesia akan Dipimpin dan Dijadikan Maju Seperti Apa Lima Tahun ke Depan?’

Sebelum paparan visi dan misi disampaikan oleh Hatta Rajasa, Prabowo didaulat untuk memberikan kata sambutan. Prabowo menyampaikan pernyataan secara formal, tapi terkadang juga jenaka.

Misalnya, ketika ia membahas tentang ketidakhadiran Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam rapat sore hari ini.

"Seandainya Pak SBY hadir, tentu saya grogi," kata Prabowo yang disambut dengan tawa hadirin.

Prabowo mengungkapkan SBY telah mengenal dirinya sejak masih berusia muda. Itu sebabnya, kata Prabowo, SBY dapat memahaminya.

"Pak SBY itu orang Jawa, mantan panglima jenderal. Iso rumongso dan dia kenal saya, lama dari kecil, dari muda. Jadi dia tahu kalau beliau hadir, pasti Prabowo ini gugup," kata Prabowo.

Masih membahas tentang ketidakhadiran SBY dalam rapat, menurut Prabowo, SBY sesungguhnya sengaja tidak hadir karena iba dengannya.

"Jadi tidak hadir karena beliau kasihan sama saya. Saya terus terang saja, saya keringatan," kata Prabowo.

Itu sebabnya, ketika diberitahu oleh Hatta bahwa SBY tidak akan hadir di rapat Partai Demokrat sore ini, Prabowo langsung mengucapkan syukur.

"Tadi setelah Pak Hatta memberitahu bahwa beliau tidak hadir, Alhamdulillah," kata Prabowo.

Prabowo kemudian menjelaskan kenapa dirinya minder dengan SBY. SBY, kata Prabowo, adalah seniornya di militer.

"Masalahnya adalah saya mantan tentara, dia tentara itu, senior tetaplah senior," katanya.

"Ini bukan sesuatu, ini saya ceritakan untuk menunjukkan hubungan emosional saya dengan beliau. Itu bukan satu dua tahun, tapi lama," Prabowo menambahkan.

Lantas, Prabowo menjelaskan perbedaan dirinya dengan SBY di ketentaraan. Ia menyebut SBY seorang taruna yang teladan. "Kalau saya taruna yang nakal," katanya.

Sekali lagi, dari atas podium, Prabowo mengucapkan terima kasih kepada SBY karena tidak hadir di rapat. "Bapak ringankan tugas saya sore hari ini."

Sebelumnya, Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan mengapresiasi Prabowo dan Hatta yang bersedia hadir di acara rapat kader Partai Demokrat.

Syarief menjelaskan salah satu alasan forum dialog dan pemaparan visi misi diselenggarakan partainya, yakni karena Partai Demokrat ingin keberhasilan pemerintah dan program pemerintahan Presiden SBY yang dibutuhkan masyarakat tetap dilanjutkan oleh pemimpin yang akan datang.

Terkait akan dikemanakan dukungan Demokrat di Pilpres tahun ini, menurut bocoran dari anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok, Partai Demokrat akan mendukung Prabowo – Hatta di Pemilu Presiden 2014. Salah satu alasannya, Prabowo selama ini selalu membuka komunikasi dengan Demokrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo-Hatta Dapat Nomor Urut 1, Demokrat Ucapkan Selamat

Prabowo-Hatta Dapat Nomor Urut 1, Demokrat Ucapkan Selamat

News | Minggu, 01 Juni 2014 | 16:50 WIB

Mubarok: Demokrat akan Dukung Prabowo karena Lebih Dekat

Mubarok: Demokrat akan Dukung Prabowo karena Lebih Dekat

News | Minggu, 01 Juni 2014 | 16:25 WIB

Terkini

TPA Dengung Lebak Banten Terbakar

TPA Dengung Lebak Banten Terbakar

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:08 WIB

Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"

Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:05 WIB

PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan

PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:05 WIB

Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya

Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:04 WIB

Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar

Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar

Bali | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:01 WIB

BPBD Pangandaran Waspadai Peningkatan Risiko Kebakaran Hutan Selama Musim Kemarau

BPBD Pangandaran Waspadai Peningkatan Risiko Kebakaran Hutan Selama Musim Kemarau

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:00 WIB

Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum

Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:00 WIB

Staf Terjerat Kasus Bupati Pemalang, KPK Perketat Akses Dokumen dan Terapkan Jejak Digital

Staf Terjerat Kasus Bupati Pemalang, KPK Perketat Akses Dokumen dan Terapkan Jejak Digital

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:58 WIB

Bantah Hina Wartawan, Begini Klarifikasi Deddy Sitorus Soal Ucapan 'Sirkus' di Ruang Rapat

Bantah Hina Wartawan, Begini Klarifikasi Deddy Sitorus Soal Ucapan 'Sirkus' di Ruang Rapat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:56 WIB

Tinggalkan Bogor Usai Gelombang Geseran Kejagung, Denny Achmad Kini Jadi Asintel Kejati Jakarta

Tinggalkan Bogor Usai Gelombang Geseran Kejagung, Denny Achmad Kini Jadi Asintel Kejati Jakarta

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:53 WIB

×