Bawaslu: Penyuruh 'Babinsa' dan Pelakunya Bisa Dipidana

Laban Laisila

Jum'at, 06 Juni 2014 | 14:25 WIB
Bawaslu: Penyuruh 'Babinsa' dan Pelakunya Bisa Dipidana
Anggota Bawaslu, Nelson Simanjuntak. (Foto: bawaslu.go.id)

Suara.com - Pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nelson Simanjuntak mengatakan, akan membawa ke ranah pidana bila ada bukti dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang ikut mendata dan mengarahkan pilihan kepada salah satu calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tertentu.

"Kami akan melihat sejauh mana peristiwa itu. Kalau itu terkait dengan ketidaknetralan TNI atau misalnya membuat tindakan tidak netral menentukan pasangan tertentu itu bisa terkena pidana," kata Nelson di Kantor Bawaslu, Jakarta, Jumat (6/6/2014).

Dia menambahkan, yang akan terkena hukuman pidana adalah orang yang melakukannya atau orang yang menyuruh anggota Babinsa itu.

"Orang yang melakukan itu tentunya atau orang yang menyuruh," paparnya.

Babinsa merupakan anggota TNI aktif yang bertugas untuk melakukan pembinaan di suatu wilayah.

Sesuai aturan, TNI aktif tidak boleh ikut berpolitik praktis. Bahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko telah memerintahkan supaya TNI tidak ikut campur dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.

Dalam perintah Presiden dan Panglima TNI, TNI aktif harus menjaga netralitasnya untuk menjaga keamanan dan pengamanan negara.

Sebelumnya, tim kuasa hukum pasangan nomor urut dua capres Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) melaporkan adanya dugaan keterlibatan TNI Babinsa yang mendata dan mengarahkan pilihan ke capres Prabowo Subianto dan cawapres Jusuf Kalla.

Laporan ini, berdasarkan informasi dari media yang memberitakan adanya tindakan Babinsa itu di kawasan Cideng, Jakarta Pusat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Ingatkan Capres Soal Strategi Dongkrak Penerimaan Duit Negara

KPK Ingatkan Capres Soal Strategi Dongkrak Penerimaan Duit Negara

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 14:21 WIB

Dipanggil Bawaslu, Jokowi Mangkir Lagi

Dipanggil Bawaslu, Jokowi Mangkir Lagi

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 14:09 WIB

Tim Hukum Jokowi Minta Bawaslu Cepat Respon Kasus Babinsa

Tim Hukum Jokowi Minta Bawaslu Cepat Respon Kasus Babinsa

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 13:55 WIB

Hari Ini, Jusuf Kalla Temui Alim Ulama Sumatera Barat

Hari Ini, Jusuf Kalla Temui Alim Ulama Sumatera Barat

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 11:18 WIB

Struktur Debat Capres-Cawapres Diperbaiki, Jadwal Siaran Tetap

Struktur Debat Capres-Cawapres Diperbaiki, Jadwal Siaran Tetap

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 06:17 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×