Negara Membiarkan Dirinya Disandera Kelompok Intoleran

Doddy Rosadi

Minggu, 08 Juni 2014 | 16:37 WIB
Negara Membiarkan Dirinya Disandera Kelompok Intoleran
Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia beribadah memperingati Jumat Agung di depan Istana merdeka Jakarta. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Sekitar 100 orang jemaat dari GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia, Minggu (8/6/2014), kembali beribadah di seberang Istana Merdeka Jakarta.  Pemerintah daerah di Bekasi dan Bogor menolak mematuhi hukum nasional dan Konstitusi Republik Indonesia sehingga sampai saat ini, kedua gereja yang sah tetap dikunci dan disegel secara ilegal.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang sebenarnya memiliki kewajiban konstitusional untuk memastikan tegaknya hukum dan Konstitusi negara, ternyata selama bertahun-tahun secara sadar memilih mengabaikan kewajiban konstitusionalnya itu.

"Celakanya, kita juga belum tahu apakah dua kandidat presiden yang sekarang berkompetisi di pemilihan presiden, akan punya niatan, rencana dan nyali untuk menolak tunduk pada kekuatan-kekuatan intoleran antikeberagaman yang belakangan ini makin marak di Indonesia. Negara membiarkan dirinya disandera kelompok intoleran,” kata Bona Sigalingging, Juru Bicara GKI Yasmin, dalam surat elektronik yang diterima suara.com, Minggu (8/62014).

Ibadah hari ini dipimpin oleh Pendeta Edwin dari Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Dalam khotbahnya, Pendeta Edwin meminta jemaat untuk memelihara semangat Roh Kudus yang dicurahkan oleh Tuhan Yesus.

"Peliharalah semangat memelihara kebenaran, menyatakan kebenaran, bagi semua tanpa terkecuali," kata Edwin.

Menanggapi janji kampanye Hasyim Djojohadikusumo, adik Prabowo Subianto, bahwa GKI Yasmin dibuka apabila capres dari Partai Gerindra itu menjadi pemenang, Bona Sigalingging berharap agar kasus diskriminasi pada warga negara seperti yang dialami GKI Yasmin tidak dijadikan komoditas politik kontestan pemilu.

"Bicarakanlah, dan ambilah tindakan untuk menghentikan diskriminasi pada GKI Yasmin, bukan sekadar sebagai jualan kampanye, tetapi sebagai komitmen sungguh-sungguh dan utuh untuk menjalankan hukum dan Konstitusi RI. Bila memang Prabowo sungguh-sungguh, utuh dan teguh ingin tegakkan hukum dan Konstitusi, dia bisa memastikan GKI Yasmin dibuka hari ini, Minggu 8 Juni 2014 bukan setelah dia jadi presiden,” katanya.

Bona menambahkan, menurut kesaksian di bawah sumpah dari beberapa saksi di dalam sidang Pengadilan Tata Usaha Negara di Bandung, orang-orang yang melakukan demo-demo antikeberagaman soal GKI Yasmin adalah kader-kader PKS yang bergabung dalam koalisi Prabowo.

“Kemudian, saat ini, Wali Kota Bogor adalah kader partai PAN. PKS dan PAN sudah berkoalisi dengan Prabowo. Maka, logislah, jika ucapan Prabowo bukan sekedar jualan kampanye, dia punya kapasitas untuk menghentikan diskriminasi pada GKI Yasmin hari ini juga sesuai perintah putusan MA, Ombudsman dan Konstitusi, bukan harus menanti dia jadi presiden terlebih dahulu. Lagipula, soal diskriminasi pada kelompok minoritas bukan hanya pada GKI Yasmin, tetapi juga pada Gereja-gereja lain, pada Ahmadiyah, pada Syiah dan lain-lain.", kata Bona Sigalingging.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelanggaran HAM di Indonesia Dibawa ke Dewan HAM PBB

Pelanggaran HAM di Indonesia Dibawa ke Dewan HAM PBB

News | Kamis, 15 Mei 2014 | 17:20 WIB

Kasus GKI Yasmin, Anggota Wantimpres Temui Wali Kota Bogor

Kasus GKI Yasmin, Anggota Wantimpres Temui Wali Kota Bogor

News | Kamis, 17 April 2014 | 01:59 WIB

Wali Kota Bogor Terpilih: Kasus GKI Yasmin Jadi Prioritas Utama

Wali Kota Bogor Terpilih: Kasus GKI Yasmin Jadi Prioritas Utama

News | Jum'at, 04 April 2014 | 17:09 WIB

Surat dari Jemaat GKI Yasmin untuk Wali Kota Bima Arya

Surat dari Jemaat GKI Yasmin untuk Wali Kota Bima Arya

News | Kamis, 03 April 2014 | 16:41 WIB

Jaringan Kerja Pelayanan Kristen Kirim Surat kepada SBY

Jaringan Kerja Pelayanan Kristen Kirim Surat kepada SBY

News | Minggu, 16 Maret 2014 | 20:29 WIB

Berjuang tanpa Kekerasan ala Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia

Berjuang tanpa Kekerasan ala Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia

News | Minggu, 02 Maret 2014 | 22:23 WIB

Sudah Dua Tahun, Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia Ingatkan SBY

Sudah Dua Tahun, Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia Ingatkan SBY

News | Minggu, 16 Februari 2014 | 20:26 WIB

Terkini

4 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Agustus 2026, Siap Raih Kesuksesan Besar

4 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Agustus 2026, Siap Raih Kesuksesan Besar

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik

Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810

Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV

Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:26 WIB

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James

Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:04 WIB

UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta

UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×