JK: Indonesia Perlu Pemimpin yang Bisa Memberikan Keteladanan

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 12 Juni 2014 | 06:54 WIB
JK: Indonesia Perlu Pemimpin yang Bisa Memberikan Keteladanan
Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla. [Antara/Ekho Ardiyanto]

Suara.com - Calon wakil presiden M Jusuf Kalla mengatakan masyarakat sekarang baru menyadari adanya perbedaan jalannya pemerintahan dalam lima tahun terakhir meski presidennya sama, Susilo Bambang Yudhoyono.

"Sekarang orang baru menyadari, ini presidennya sama (Susilo Bambang Yudhoyono) tetapi jalannya negara kok berbeda keadaannya?," kata Cawapres M Jusuf Kalla saat berdialog dengan para tokoh masyarakat dan relawan Jokowi-JK di Makassar, Sulsel, Rabu (11/6/2014) malam.

Menurut Jusuf Kalla yang membuat pemerintahan SBY-JK dan SBY-Boediono berbeda karena ada yang mau mengambil keputusan serta bertanggungjawab.

"Kalau saja di hari terakhir presiden SBY waktu itu, tak berubah pikiran mungkin saat ini Indonesia lain keadaannya," kata Jusuf Kalla.

Menurut Jusuf Kalla kesalahan bangsa ini selalu melihat ke belakang, hanya membanggakan masa lalu. Karena itu yang diperlukan adanya pemimpin yang bisa mengarahkan dan memberikan keteladanan.

"Selama ini saya hanya membuat keputusan yang bos saya (Presiden SBY), tidak bisa buat keputusan," kata Jusuf Kalla yang disambut tepuk tangan meriah.

Jusuf Kalla menceritakan soal proses perundingan damai Aceh.

"Pak presiden, Aceh seperti ini dan begini pak (SBY) Aceh kita damaikan. Ya kalau kau bisa jalankan. Iya saya bisa. Jadi sudah jadi itu barang," kata Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla juga menceritakan soal kenaikan harga BBM, swasembada beras serta konversi ke gas. Menurut Jusuf Kalla, semuanya bisa berjalan karena ada pemimpin yang mau mengambil keputusan dan mau bertanggungjawab.

"Pemerintah itu memerintah bukan mengimbau. Ini Pemerintahan Republik Indonesia bukan penghmbauan Republik Indonesia," kata Jusuf Kalla.

Pemilu Presiden yang akan dilaksanakan 9 Juli 2014 mempunyai dua pasangan Capres dan Cawapres yakni Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dan Joko Widodo - Jusuf Kalla. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Para Artis Senior Siap Dukung Prabowo-Hatta

Para Artis Senior Siap Dukung Prabowo-Hatta

Entertainment | Kamis, 12 Juni 2014 | 05:49 WIB

Prabowo Janji Gratiskan SD Sampai Perguruan Tinggi

Prabowo Janji Gratiskan SD Sampai Perguruan Tinggi

News | Kamis, 12 Juni 2014 | 01:57 WIB

Harapan Pemuda Wilayah Timur Indonesia Pada Jokowi-JK

Harapan Pemuda Wilayah Timur Indonesia Pada Jokowi-JK

News | Kamis, 12 Juni 2014 | 00:50 WIB

Prabowo-Hatta Diprediksi Menang di Sejumlah Daerah Ini

Prabowo-Hatta Diprediksi Menang di Sejumlah Daerah Ini

News | Rabu, 11 Juni 2014 | 23:35 WIB

Tim Jagoan Jokowi Tidak Masuk Piala Dunia 2014

Tim Jagoan Jokowi Tidak Masuk Piala Dunia 2014

Bola | Rabu, 11 Juni 2014 | 22:45 WIB

Soal Industri Kreatif, Ini Rencana Jokowi

Soal Industri Kreatif, Ini Rencana Jokowi

News | Rabu, 11 Juni 2014 | 22:18 WIB

Terkini

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:30 WIB

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:24 WIB

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:23 WIB

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:20 WIB

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:19 WIB

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:15 WIB

Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas

Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:10 WIB

Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka

Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:08 WIB