Iran Kirim Tentara ke Irak

Esti Utami

Minggu, 15 Juni 2014 | 01:14 WIB
Iran Kirim Tentara ke Irak
Para relawan yang bergabung dengan tentara Irak untuk melawan serangan pasukan ISIL, saat berpawai di Baghdad (sabtu (14/6/2014) (Reuters/Thaier Al-Sudani)

Suara.com - Iran mengirimkan pasukannya ke Irak untuk menahan serangan militan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL). Teheran juga mengisyaratkan kerjasama dengan AS untuk membantu Perdana Menteri Irak, Nouri al-Maliki menahan serangan tentara Isis.  Dalam 48 jam terakhir, Teheran dilaporkan telah mengirimkan 2.000 tentaranya ke Irak.

Presiden Iran, Hassan Rouhani Sabtu (14/6/2014) mengatakan pihaknya siap untuk mendukung Irak dari ancaman nyata kelompok ISIL . Rouhani juga tidak menutup kemungkinan kerjasama dengan tentara AS untuk melawan kelompok Sunni yang dalam beberapa hari terakhir berhasil menguasai sejumlah kota di Irak. Kini tentara ISIL  dikabarkan makin mendekati ibukota Baghdad.

"Kita bisa berpikir tentang hal ini jika kita melihat Amerika mulai menghadapi kelompok teroris di Irak atau di tempat lain Kita semua harus praktis dan verbal menghadapi kelompok teroris," ujar Rouhani.

The Guardian mengkonfirmasi pada Jumat bahwa Mayor Jenderal Qassem Suleimani, komandan pasukan elit Quds, telah tiba di Baghdad untuk mengawasi pertahanan ibukota.

Sementara Perdana Menteri Irak, Nouri al-Maliki, menyerukan warganya untuk mengangkat senjata untuk melawan dari pasukan ISIL. Maliki mengatakan pemberontakan Isis telah menyuntikkan semangat bagi tentara dan rakyat Irak untuk bertindak dengan berani.  Pejabat Irak mengatakan 1500 pasukan basiji telah menyeberangi perbatasan kota Khanaqin, di provinsi Diyala, Irak tengah pada Jumat (13/6/2014). Sementara 500 orang lainnya telah memasuki area Badra Jassan di provinsi Wasat.

Sementara milisi Syiah terus berbenah dan telah bergerak ke pusat kota Samarra, 110 kilometer arah utara Baghadad, untuk mempertahankan dua tempat suci Syiah di sana. Ratusan relawan mendaftar yang menanggapi panggilan oleh ulama Syiah kelahiran Iran, Ayatullah Ali al-Sistani, untuk membela negara mereka dari serangan milisi Isis. Sebelumnya milisi Isis telah merebut Mosul dan kota kelahiran Saddam Hussein, Tikrit awal pekan ini. Samarra kini menjadi sasaran berikutnya sebelum menuju ke Baghdad.

Presiden AS, Barack Obama Jumat (13/6/2014) menyatakan  dukungan militer AS bagi pemimpin Irak. AS dan Iran, memiliki kepentingan bersama dalam mengalahkan Isis. Dan Iran sejauh ini tidak mengajukan keberatan atas keputusan Washington untuk mengirim dukungan militer ke Irak. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasukan ISIL Bantai Ratusan Tentara Irak

Pasukan ISIL Bantai Ratusan Tentara Irak

News | Jum'at, 13 Juni 2014 | 21:31 WIB

Obama: Amerika Akan Lawan Kelompok Militan di Irak

Obama: Amerika Akan Lawan Kelompok Militan di Irak

News | Jum'at, 13 Juni 2014 | 08:44 WIB

Irak Bergolak, Perusahaan AS Evakuasi Karyawan

Irak Bergolak, Perusahaan AS Evakuasi Karyawan

News | Jum'at, 13 Juni 2014 | 06:44 WIB

Kelompok Bersenjata Duduki Sebuah Universitas di Ramadi

Kelompok Bersenjata Duduki Sebuah Universitas di Ramadi

News | Sabtu, 07 Juni 2014 | 18:08 WIB

Terkini

Dorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Mendagri Raih CNN Indonesia Awards 2026

Dorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Mendagri Raih CNN Indonesia Awards 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:46 WIB

Stasiun Gambir Terbakar Malam Ini, Api Berasal dari Ruang Panel Listrik

Stasiun Gambir Terbakar Malam Ini, Api Berasal dari Ruang Panel Listrik

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:44 WIB

Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto Berdoa Indonesia Dijauhkan dari Anasir Jahat yang Tamak Kekuasaan

Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto Berdoa Indonesia Dijauhkan dari Anasir Jahat yang Tamak Kekuasaan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:38 WIB

Apakah Sabun Bayi Bisa untuk Cuci Muka Orang Dewasa?

Apakah Sabun Bayi Bisa untuk Cuci Muka Orang Dewasa?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 21:29 WIB

Pelajar Tewas Tertabrak Truk di Cileungsi-Jonggol, Sopir Kabur

Pelajar Tewas Tertabrak Truk di Cileungsi-Jonggol, Sopir Kabur

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 21:26 WIB

PDIP Jajaki Dukungan DPR untuk Goyang Posisi Gibran! Hasto Singgung Tiga 'Dosa' Ini

PDIP Jajaki Dukungan DPR untuk Goyang Posisi Gibran! Hasto Singgung Tiga 'Dosa' Ini

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:18 WIB

Hasto PDIP Dorong DPR Singkirkan Wapres Gibran

Hasto PDIP Dorong DPR Singkirkan Wapres Gibran

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:17 WIB

Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir

Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir

Jabar | Sabtu, 07 November 2026 | 21:16 WIB

Cinta Laura Ingatkan Anak Muda Tak Takut Gagal Saat Bangun Bisnis, Ini Alasannya

Cinta Laura Ingatkan Anak Muda Tak Takut Gagal Saat Bangun Bisnis, Ini Alasannya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 21:16 WIB

Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai

Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 21:07 WIB

×