Tim Jokowi-JK Ngebut Kejar Elektabilitas Jelang Pencoblosan

Laban Laisila | Suara.com

Senin, 30 Juni 2014 | 11:41 WIB
Tim Jokowi-JK Ngebut Kejar Elektabilitas Jelang Pencoblosan
Calon presiden Joko Widodo (kanan). [Antara/Jessica Helena Wuysang

Suara.com - Hasil survei dari beberapa lembaga survei yang menyebut elektabilitas pasangan capres cawapres nomor urut dua Joko Widodo-Jusuf Kalla mulai terkejar Prabowo-Hatta rajasa, membuat tim kampanye Jokowi meradang.

Tim mulai merapatkan barisan bersama relawan dan memanfaatkan sisa waktu sembilan hari menjelang pencoblosan untuk meningkatkan elektabilitas atau keterpilihan.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK, Hasto Kristianto kepada suara.com mengungkapkan, pihaknya akan menggunakan kampanye ‘door to door’ mendatangi para calon pemilih.

“Pergerakan mesin partai bersama dengan relawan akan menangkal serangan kampanye fitnah,” kata Hasto yang dihubungi melalui telepon, Senin (30/6/2014).

Menurut Hasto, kampanye fitnah yang berbau SARA itulah yang membuat elektabilitas Jokowi merosot, termasuk saat survei dilakukan.

“Kami yakin akan bisa menaikkan elektabilitas lagi,” sambung Hasto.

Hasil survei terakhir yang dilakukan oleh Indo Barometer sejak tanggal 16-22 Juni 2014 menunjukkan elektabilitas kandidat pasangan capres cawapres nomor urut satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan mulai menggerus elektabilitas pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Perolehan suara Prabowo-Hatta mengalami kenaikan menjadi 42,6 persen sementara suara Jokowi JK mengalami penurunan menjadi 46 persen," ujar Direktur Indo Barometer, Muhammad Qodari, di Jakarta, Minggu (29/6/2014).

Survei yang melibatkan 1.200 orang di 33 provinsi di Indonesia itu diklaim mempunyai tingkat kepercayaan hingga 95 persen.

Pada hasil survei sebelumnya yang dilakukan pada tanggal 28 Mei-4 Juni 2014, perolehan suara yang memilih Prabowo-Hatta hanya 36,5 persen dan Jokowi-JK masih unggul 49,9 persen.

Hasil survei Indo Barometer ini tidak jauh berbeda dengan hasil dari Lingkaran Survei Indonesia pada pertengahan pekan lalu yang menyatakan selisih suara antar kedua kandidat makin menipis.

Elektabilitas Jokowoi bisa semakin meningkat dengan memanfaatkan sisa masa kampanye.

Dalam survei LSI, Jokowi-JK tenar di kalangan pemilih perempuan, sementara Prabowo-Hatta di kalangan agamawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KIP Tantang Capres-cawapres Buka Data Pajak kepada Publik

KIP Tantang Capres-cawapres Buka Data Pajak kepada Publik

Bisnis | Senin, 30 Juni 2014 | 11:28 WIB

Amankan Suara, Tim Jokowi-JK Kerahkan 2,4 Juta Saksi di Luar TPS

Amankan Suara, Tim Jokowi-JK Kerahkan 2,4 Juta Saksi di Luar TPS

News | Senin, 30 Juni 2014 | 10:25 WIB

Debat Cawapres, Jusuf Kalla Paling Favorit di Internet

Debat Cawapres, Jusuf Kalla Paling Favorit di Internet

News | Senin, 30 Juni 2014 | 09:58 WIB

WNI di Australia Gelar Deklarasi Damai Dukung Jokowi

WNI di Australia Gelar Deklarasi Damai Dukung Jokowi

News | Senin, 30 Juni 2014 | 09:20 WIB

Terkini

10Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

10Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:09 WIB

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:06 WIB

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:37 WIB

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:38 WIB

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:34 WIB

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:28 WIB