Adu Klaim Menang Pilpres, Kedua Capres Tak Sensitif Jaga Kerukunan

Siswanto

Kamis, 10 Juli 2014 | 07:51 WIB
Adu Klaim Menang Pilpres, Kedua Capres Tak Sensitif Jaga Kerukunan
Debat capres-cawapres 2014 di Balai Sarbini Jakarta, Senin (9/6). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Pernyataan dan pesta kemenangan yang disampaikan masing-masing pasangan capres dan cawapres, baik Prabowo Subianto-Hatta Rajasa maupun Joko Widodo-Jusuf Kalla, yang didasarkan pada hasil quick count mencerminkan bahwa kedua pihak kurang memiliki sensitifitas terkait kepentingan merawat demokrasi dan kerukunan warga.

Demikian dinyatakan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Manager Nasution, Kamis (10/7/2014).

Manager menambahkan pernyataan dan pesta kemenangan tersebut telah memobilisasi simpatisan, relawan, partai pendukung, organisasi pendukung, dan masyarakat. "Ini dapat memicu terjadinya konflik horisontal," kata Manager.

Indikasi konflik horisontal, katanya, terlihat dari hasil pantauan di lapangan. Di lapangan terjadi pengerahan massa untuk pesta kemenangan di jalan-jalan.

Sehubungan dengan situasi tersebut, Komnas HAM mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan komunikasi dengan kedua pasangan pasangan capres dan cawapres untuk meminta mereka tidak mengeluarkan pernyataan atau tindakan yang dapat memicu terjadi gejolak sosial di masyarakat.

Komnas HAM juga mendesak Presiden memastikan seluruh institusi yang berada di bawah kendali Presiden untuk bertindak netral dan menjaga situasi keamanan.

Kepada Polri, Komnas HAM mendesak untuk melakukan pengamanan secara profesional dan menjaga netralitas selama proses penyelenggaraan Pemilu Presiden 2014, termasuk antisipasi situasi negara dalam keadaan bahaya (state in emergency).

"Kepolisian juga harus menjaga situasi dan kondisi yang kondusif di masyarakat guna menghindari terjadinya konflik horisontal," kata Manager.

Seperti diketahui, setelah pemungutan suara 9 Juli 2014 ditutup, masing-masing kubu capres-cawapres saling klaim sebagai pemenang pilpres versi penghitungan cepat (quick count). Mereka juga saling mementahkan klaim kemenangan lawan sehingga suasana politik semakin panas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muncul Mosi Tak Percaya Pada Aburizal Sebagai Ketua Golkar

Muncul Mosi Tak Percaya Pada Aburizal Sebagai Ketua Golkar

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 07:29 WIB

Aburizal Dianggap Gagal Total, Ormas Tri Karya Desak Munas Golkar

Aburizal Dianggap Gagal Total, Ormas Tri Karya Desak Munas Golkar

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 07:14 WIB

Bertemu SBY, Prabowo Singgung Soal Beda Hasil Quick Count

Bertemu SBY, Prabowo Singgung Soal Beda Hasil Quick Count

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 06:26 WIB

Prabowo Tuding Banyak Survei dan Media Bayaran di Pilpres

Prabowo Tuding Banyak Survei dan Media Bayaran di Pilpres

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 06:01 WIB

Terkini

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:51 WIB

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 17:43 WIB

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:42 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 17:41 WIB

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:40 WIB

×