Bawaslu: Pencoblosan Ulang di Sejumlah TPS Harus Dilakukan Secepatnya

Laban Laisila

Minggu, 13 Juli 2014 | 10:35 WIB
Bawaslu: Pencoblosan Ulang di Sejumlah TPS Harus Dilakukan Secepatnya
Anggota Bawaslu, Nelson Simanjuntak. (Foto: bawaslu.go.id)

Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan agar pencoblosan ulang Pilpres di sejumlah TPS di empat provinsi harus dilakukan segera agar tidak mengganggu penghitungan suara.

Anggota Bawaslu Nelson Simanjuntak yang dihubungi suara.com, Minggu (13/7/2014), mengatakan pencoblosan ulang mesti digelar oleh KPU secepatnya karena bisa berpengaruh pada proses penghitungan suara.

Sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang harus melakukan pencoblosan ulang tersebar di empat Provinsi, yakni Maluku Utara, Daerah istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Tenggara.

Di salah satu TPS di Yogyakarta misalnya, pencoblosan ulang mesti dilakukan karena jumlah surat suara tidak cocok dengan jumlah pemilih. Diketahui ada dua suara lebih saat dilakukan penghitungan.

“Memang harus diulang kalau minimal dua. Kalau satu nggak papa walaupun melanggar, tapi bisa ditolerir,” ujar Nelson saat dihubungi melalui telepon.

Sementara di Indramayu, Jawa Barat, juga ditemukan ada pemilih yang memberikan suaranya lebih dari sekali. Pemilih tersebut mengaku mewakili suara kerabatnya.

“Kami menyerahkan pengawasannya pada Panwaslu setempat,” seru Nelson.

Dia juga mengatakan pencoblosan ulang bukannya hal yang luar biasa, tapi perlu mendapat perhatian berkaitan dengan hak suara.

“Bukan sesuatu yang luar biasa. Itu hanya di beberapa TPS,” kata Nelson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panwas Minta KPU Nabire Gelar Pencoblosan Ulang

Panwas Minta KPU Nabire Gelar Pencoblosan Ulang

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 07:54 WIB

Soal "Quick Count", LSI dan IRC Siap Diaudit

Soal "Quick Count", LSI dan IRC Siap Diaudit

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 05:21 WIB

Timses Jokowi-JK: Jumlah Sampel Pengaruhi Hasil Survei

Timses Jokowi-JK: Jumlah Sampel Pengaruhi Hasil Survei

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 02:26 WIB

Puskaptis Habiskan 1,2 Miliar Untuk Biayai "Quick Count"

Puskaptis Habiskan 1,2 Miliar Untuk Biayai "Quick Count"

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 01:28 WIB

Peneliti: Lembaga Survei yang Rilis "Quick Count" Perlu Diaudit

Peneliti: Lembaga Survei yang Rilis "Quick Count" Perlu Diaudit

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 01:16 WIB

Terkini

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:52 WIB

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:27 WIB

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:21 WIB

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:10 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB