Ilmuwan Minta Metodologi Hitung Cepat Dibuka

Laban Laisila

Selasa, 15 Juli 2014 | 13:17 WIB
Ilmuwan Minta Metodologi Hitung Cepat Dibuka
Puluhan ilmuwan menyerukan lembaga survei transparan soal metode hitung cepat Pilpres, Jakarta, Selasa 15/7/2014). [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Setelah Forum Rektor Indonesia (FRI), giliran puluhan ilmuwan berbagai disiplin ilmu dari sejumlah universitas di Indonesia risau akan hasil quick count yang berbeda. Perbedaan hasil quick count dinilai berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat dan memicu perpecahan bangsa.

Ilmuwan Universitas Indonesia (UI) Profesor Sulistyowati Irianto, dalam konfrensi pers di Kampus UI Salemba, Jakarta, Selasa (15/7/2014), mengatakan sebanyak 77 ilmuwan menyuarakan seruan moral untuk menyikapi ini.

"Kepada penyelenggara pemilu dan segenap perangkat pengawasan, agar memastikan penghitungan suara rakyat yang jujur, dilandasi kehendak kuat untuk semata-mata mengutamakan keadilan bagi rakyat dan kepentingan bangsa," kata Sulistyowati.

Karena itu para ilmuwan, peneliti, pekerja akademik menilai, lembaga survei seharusnya menggunakan ilmu pengetahuan untuk tujuan yang etis dan terhormat. Namun, karena ada kepentingan politik, proses quick count menghasilkan keraguan masyarakat terhadap analisis ilmiah.

Para ilmuwan juga menyerukan agar pengelola lembaga survei terkait hitung cepat melakukan uji publik validitas data dengan mengklarifikasi metode dan sampelnya.

"Kami, menyediakan waktu, tenaga dan keahlian untuk melakukan uji publik terhadap hasil semua lembaga penyelenggara quick count bersama KPU, organisasi profesi dan pihak lain yang berkepentingan dengan transparansi pelaksanaan quick count," tegasnya.

Dia meminta institusi penegakan hukum, khusus polri agar menyelidiki kredibilitas, rekam jejak dan menindak tegas lembaga survei, jika diduga kuat memalsukan data dan membohongi publik.

"Pemalsuan data dan pembohongan publik berdampak serius dan fatal bagi keutuhan masyarakat dan masa depan Indonesia. Di samping itu agar polri memberikan perlindungan dan rasa aman kepada warga masyarakat sipil yang berpartisipasi untuk membantu proses dan memantau penghitungan suara," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanggapan KPU Atas Permintaan Presiden SBY

Tanggapan KPU Atas Permintaan Presiden SBY

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 13:11 WIB

Lalu Mara Sindir Ada Penumpang Mual di Golkar

Lalu Mara Sindir Ada Penumpang Mual di Golkar

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 12:56 WIB

Golkar Tak Takut Gertakan Politisi Senior

Golkar Tak Takut Gertakan Politisi Senior

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 12:23 WIB

Yusril: Koalisi Merah Putih Mungkin Tinggal Gerindra dan PAN

Yusril: Koalisi Merah Putih Mungkin Tinggal Gerindra dan PAN

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 12:14 WIB

Timses Jokowi: Koalisi Permanen Prabowo-Hatta Tunjukkan Kelemahan

Timses Jokowi: Koalisi Permanen Prabowo-Hatta Tunjukkan Kelemahan

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 12:04 WIB

Terkini

Bahlil Minta Kapolri Tindak Tegas Pelaku Penimbun BBM Subsidi

Bahlil Minta Kapolri Tindak Tegas Pelaku Penimbun BBM Subsidi

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Perkuat Swasembada Air, Dewan SDA Nasional Tetapkan 4 Rekomendasi Strategis Ketahanan Air

Perkuat Swasembada Air, Dewan SDA Nasional Tetapkan 4 Rekomendasi Strategis Ketahanan Air

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Bahaya Asal Sebar Video Bencana di Medsos, Niat Baik yang Bisa Berujung Kepanikan Massal

Bahaya Asal Sebar Video Bencana di Medsos, Niat Baik yang Bisa Berujung Kepanikan Massal

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Viral JPO ke RS Rujukan Nasional Belum Ramah Disabilitas, Pramono Anung Janji Ambil Tindakan

Viral JPO ke RS Rujukan Nasional Belum Ramah Disabilitas, Pramono Anung Janji Ambil Tindakan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Toko Apple Premium Partner Keenam di Jakarta Hadir di Plaza Senayan, Ini yang Berubah

Toko Apple Premium Partner Keenam di Jakarta Hadir di Plaza Senayan, Ini yang Berubah

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Ancaman MSCI Bikin Rupiah Semakin Terpuruk

Ancaman MSCI Bikin Rupiah Semakin Terpuruk

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:32 WIB

KPK Konfirmasi Sudah Geledah Ruangan Eks Kepala BNPB Suharyanto Pasca-OTT

KPK Konfirmasi Sudah Geledah Ruangan Eks Kepala BNPB Suharyanto Pasca-OTT

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Detective Conan: Heiji dan Kazuha Akhirnya Resmi Pacaran Setelah 28 Tahun

Detective Conan: Heiji dan Kazuha Akhirnya Resmi Pacaran Setelah 28 Tahun

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Karhutla Bukan Sekadar Krisis Lingkungan, FKUI Soroti Ancaman Kesehatan Masyarakat

Karhutla Bukan Sekadar Krisis Lingkungan, FKUI Soroti Ancaman Kesehatan Masyarakat

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Jokowi Sebut Ada Operasi Politik Soal Isu Ijazah-Pemakzulan Gibran, Guntur Romli PDIP Beri Sindiran

Jokowi Sebut Ada Operasi Politik Soal Isu Ijazah-Pemakzulan Gibran, Guntur Romli PDIP Beri Sindiran

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:28 WIB

×