SBY Hubungi Ki Moon dan Obama Minta Israel Hentikan Agresi

Laban Laisila | Suara.com

Rabu, 16 Juli 2014 | 13:46 WIB
SBY Hubungi Ki Moon dan Obama Minta Israel Hentikan Agresi
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (Setkab.go.id)

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam waktu dekat segera menelepon Sekjen PBB Ban Ki Moon dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk mencari upaya menghentikan aksi Israel di Jalur Gaza, Palestina.

"Saya akan menyampaikan ini sangat melukai umat Islam, bulan suci Ramadan terjadi kekerasan seperti itu. Marilah kita hormat menghormati," kata Presiden SBY di Medan seperti dilansir dari laman resmi pemerintah Setkab.go.id.

SBY menjelaskan, sejak terjadi serangan militer Israel ke Jalur Gaza pekan lalu, Indonesia telah melakukan diplomasi aktif dalam meredakan konflik dan kekerasan militer dapat dihentikan.
SBY mengaku telah memerintahkan Menlu Marty Natalegawa untuk melakukan pembicaraan diplomatik pada tingkat PBB, OKI dan GNB agar upaya damai dapat segera ditempuh di tanah Palestina.

Indonesia juga telah mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai sedikitnya satu juta dollar Amerika.

Selain itu, Presiden SBY juga telah berdiskusi dengan Presiden Iran Hassan Rouhani untuk bersama-sama melakukan upaya menghentikan kekerasan di jalur Gaza.

”Jangan hanya ditangani negara-negara Arab semata, karena ini persoalan dunia, persoalan kita semua, ini sangat melukai hati umat Islam,” tegas Presiden SBY.

Dalam kesempatan itu, Presiden SBY juga menghimbau bagi masyarakat Indonesia yang masih ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan agar segera dilakukan mengingat penderitaan saudara-saudara sesama muslim di Palestina sangat parah.

SBY juga mengatakan telah mendengar berita, kalau Israel setuju untuk menghentikan aksi-aksinya, dan gencatan senjata akan dilakukan.

“Mari kita awasi, mari kita awasi. Dunia harus bersatu. Negara manapun menghentikan kekerasan di Palestina dan bahwa di Timur Tengah agar rakyat di negara-negara itu bisa kembali hidup tenang dan damai,” katanya.

Hingga kini sekitar 200 orang menjadi korban dari serangan brutal militer Israel di Jalur Gaza. Israel mengklaim serangan itu merupakan aksi balasan atas roket yang ditembakan dari wilayah Gaza. Ribuan warga Palestina juga mengungsi untuk menghindari aksi militer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lembaga Aksi Cepat Tanggap Buka Perwakilan di Gaza

Lembaga Aksi Cepat Tanggap Buka Perwakilan di Gaza

News | Rabu, 16 Juli 2014 | 13:25 WIB

Kisah Sedih Korban Kebrutalan Israel

Kisah Sedih Korban Kebrutalan Israel

News | Rabu, 16 Juli 2014 | 11:18 WIB

Aplikasi Ini Bantu Warga Israel Hindari Roket Hamas

Aplikasi Ini Bantu Warga Israel Hindari Roket Hamas

Tekno | Rabu, 16 Juli 2014 | 10:44 WIB

Israel Kembali Gempur Gaza, Korban Jiwa Tembus 200 Orang

Israel Kembali Gempur Gaza, Korban Jiwa Tembus 200 Orang

News | Rabu, 16 Juli 2014 | 09:56 WIB

Hamas Batasi Warga Gaza yang Masuk ke Israel

Hamas Batasi Warga Gaza yang Masuk ke Israel

News | Rabu, 16 Juli 2014 | 07:23 WIB

Terkini

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB