Hadapi Arus Mudik, 8.300 Bus Siap Beroperasi

Laban Laisila | Suara.com

Rabu, 16 Juli 2014 | 14:30 WIB
Hadapi Arus Mudik, 8.300 Bus Siap Beroperasi
Calon penumpang melintas di depan bus antar provinsi. [Antara/M AGUNG RAJASA]

Suara.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan penambahan jumlah armada bus AKAP yang tersebar di terminal-terminal di Jakarta untuk mengantisipasi arus mudik dan balik pada hari raya Idul Fitri 2014.

"Tahun ini, jumlah bus yang dikerahkan untuk keperluan mudik bertambah dari tahun lalu. Kali ini telah disediakan sebanyak 8.318 bus, sedangkan tahun lalu hanya ada 8.283 bus," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Muhammad Akbar di Jakarta, Rabu (16/7/2014).
Dia menambahkan selain bus reguler, pihaknya juga bekerja sama dengan perusahaan oto bus. Jumlah bus reguler AKAP yang tersedia di Jakarta sebanyak 2.389 unit dan di luar Jakarta sebanyak 5.454 unit. Sedangkan, jumlah bus bantuan dari PO mencapai 210 unit dan 265 bus pariwisata.

Akbar juga menjelaskan sebanyak 12 terminal bus yang tersebar di wilayah Jakarta siap melayani arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1735 Hijriyah.

"Sebanyak 12 terminal itu terbagi atas tiga terminal utama dan sembilan terminal bantuan. Seluruh terminal itu melayani pemudik mulai dari tujuh hari menjelang Lebaran (H-7)," ujar Akbar di Jakarta.

Menurut dia, tiga terminal utama itu, antara lain Terminal Pulogadung, Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Kalideres. Masing-masing terminal melayani tujuan yang berbeda-beda.

Terminal Pulogadung melayani perjalanan untuk daerah Jawa Tengah, Terminal Kampung Rambutan melayani daerah Jawa Barat seperti Bandung dan Tasikmalaya, sedangkan Terminal Kalideres melayani perjalanan tujuan Sumatera dan Banten.

Kemudian, sembilan terminal bantuan itu, yakni Terminal Tanjung Priok dan Tanah Merdeka (Jakarta Utara), Terminal Rawamangun, Pinang Ranti dan Pulogebang (Jakarta Timur), Terminal Muara Angke, Grogol dan Rawa Buaya (Jakarta Barat) dan Terminal Pasar Minggu (Jakarta Selatan).

"Selain itu, nantinya kami juga akan mengerahkan sebanyak 246 personel gabungan untuk menjaga 12 terminal tersebut. Ini sebagai langkah pengamanan selama berlangsungnya arus mudik dan arus balik," ujar Akbar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jasa Penukaran Uang Marak di Sekitar Gedung BI

Jasa Penukaran Uang Marak di Sekitar Gedung BI

News | Rabu, 16 Juli 2014 | 11:11 WIB

Pelni Siapkan Kapal Tambahan Batam-Jakarta

Pelni Siapkan Kapal Tambahan Batam-Jakarta

News | Minggu, 06 Juli 2014 | 17:11 WIB

Jalur Alternatif Majalengka-Cirebon Siap Dilalui Pemudik

Jalur Alternatif Majalengka-Cirebon Siap Dilalui Pemudik

News | Rabu, 02 Juli 2014 | 11:47 WIB

Dishub Optimalkan Uji Kelayakan Kendaraan Menjelang Mudik

Dishub Optimalkan Uji Kelayakan Kendaraan Menjelang Mudik

News | Kamis, 26 Juni 2014 | 16:56 WIB

Terkini

KPK Kembali Periksa Staf Ahli Eks Menhub, Dalami Peran di Kasus Rel Kereta

KPK Kembali Periksa Staf Ahli Eks Menhub, Dalami Peran di Kasus Rel Kereta

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:55 WIB

Apa Itu Project Freedom Amerika di Selat Hormuz? Diklaim Misi Perdamaian Lawan Iran

Apa Itu Project Freedom Amerika di Selat Hormuz? Diklaim Misi Perdamaian Lawan Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:54 WIB

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:44 WIB

AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun

AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:42 WIB

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:26 WIB

4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP

4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:17 WIB

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:59 WIB

CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan

CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:55 WIB

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:44 WIB

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:31 WIB