Tunggu Hasil Pilpres, SBY Minta Dua Kubu Hentikan Permusuhan

Laban Laisila | Suara.com

Kamis, 17 Juli 2014 | 10:59 WIB
Tunggu Hasil Pilpres, SBY Minta Dua Kubu Hentikan Permusuhan
Presiden SBY. (Setkab.go.id)

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY) meminta dua kubu pasangan capres cawapres menghentikan fitnah dan permusuhan dan menunggu hasil Pilpres resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang bakal diumumkan 22 Juli  2014 pekan depan.

“Kita diwajibkan untuk kembali menguatkan ikatan yang kokoh dan menjalin kembali hubungan yang harmonis di antara kelompok yang berbeda pilihan. Kita harus menghentikan permusuhan diantara kita, serta sekaligus menjauhkan diri dari fitnah dan sikap berburuk sangka kepada sesama anak bangsa,” kata Presiden SBY di Istana Negara, Jakarta, dilansir dari laman pemerintah, Kamis (17/7/2014).

SBY bahkan sempat mengutip ajaran kitab suci Al-Qur’an yang mengajarkan sesama umat saling tabayyun atau melakukan klarifikasi terhadap berbagai polemik.

“Jangan sampai persatuan dan persaudaraan kita menjadi terganggu oleh berita-berita dan opini yang tidak benar dan menyesatkan,” tutur SBY.

Hingga kini perang opini antar dua kedua kubu pasangan capres cawapres masih kerap berlangsung sejak hari pencoblosan Pilpres yang digelar pada 9 Juli lalu.

Perang opini berlangsung dari soal klaim menjadi pemenang versi hitung cepat, sampai soal saling tuding terkait kecurangan Pilpres di TPS plus penghitungan suara dan politik uang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi-JK Juara di 10 Kabupaten Sulawesi Tenggara

Jokowi-JK Juara di 10 Kabupaten Sulawesi Tenggara

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 10:32 WIB

Pengumuman Pilpres Makin Dekat, IHSG Makin Perkasa

Pengumuman Pilpres Makin Dekat, IHSG Makin Perkasa

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2014 | 10:13 WIB

Rilis Hitung Resmi Pilpres Tingkat Kecamatan Baru 61 Persen

Rilis Hitung Resmi Pilpres Tingkat Kecamatan Baru 61 Persen

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 10:01 WIB

Hasil Pindai C1: Jokowi-JK Kuasai 22 Provinsi

Hasil Pindai C1: Jokowi-JK Kuasai 22 Provinsi

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 09:12 WIB

Jokowi-JK Keok di Pasuruan

Jokowi-JK Keok di Pasuruan

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 08:37 WIB

Terkini

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:26 WIB

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

News | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB