16 Ribu ODHA Belum Teridentifikasi di Bali

Laban Laisila | Suara.com

Kamis, 17 Juli 2014 | 13:32 WIB
16 Ribu ODHA Belum Teridentifikasi di Bali
Ilustrasi HIV/AIDS (shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 16.553 Orang Dengan HIV Aids (ODHA) di sembilan kabupaten/kota Bali belum teridentifikasi oleh Komisi Penanggualan AIDS.

"Dari total 26 ribu penderita HIV/AIDS di Bali, yang belum teridentifikasi keberadaannya sebanyak 16.553 orang," kata Ketua Harian Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Provinsi Bali, I Ketut Sudikerta, di Denpasar, Kamis (17/7/2014)

Dia menyebutkan bahwa pada tahun 2013 tercatat sebanyak 8.040 ODHA yang sudah teridentifikasi HIV/AIDS di seluruh kabupaten/kota di Bali.

Kemudian selama Januari-Juni 2014, pihaknya mencatat jumlah kasus HIV/AIDS diprediksi bertambah menjadi sebanyak 26 ribu orang.

"Untuk penderita yang sudah dinyatakan positif dan teridentifikasi HIV/AIDS tercatat sebanyak 9.447 orang yang mana untuk penderita HIV sebanyak 4.425 orang dan AIDS 5.022 orang," ujar Wakil Gubernur Bali di sela-sela sosialisasi VCT di RSUP Sanglah itu.

Ketut Sudikerta menyatakan akan terus berupaya untuk mengatasi persoalan tersebut dengan menulusuri keberadaan penderita HIV/AIDS tersebut yang bekerja sama dengan KPA di kabupaten/kota.

"Ke depannya akan mengupayakan menjangkau keberadaan ODHA yang beluAm teridentifikasi keberadaannya," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa Pemprov Bali mendukung upaya kesehatan di segala bidang dan terus melakukan upaya meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya bagi ODHA.

"Kami sangat memprihatinkan dampak penyakit ini yang mengganggu sosial kesehatan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, langkah-langkah untuk mencegah permasalahan sosial di masyarakat untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS tersebut dengan membangun pelayanan kesehatan di puskesmas di daerah.

"Selain itu akan melakukan persamaan persepsi dengan desa adat tentang penanganan penyakit pada penderita HIV/AIDS yang meninggal sesuai etika kemanusian," ujarnya.

Dia mengharapkan tidak ada diskriminasi bagi para ODHA. Namun, mendukungan upaya kesembuhannya dan memberikan arahan agar terus menjalankan kehidupannya dengan baik.

"Pengobatan tersebut dilakukan untuk menekan jumlah penyebaran HIV/AIDS," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 986 Balita Bali Terdeteksi Pneumonia

986 Balita Bali Terdeteksi Pneumonia

Health | Sabtu, 05 Juli 2014 | 09:29 WIB

Libur ke Bali? Ada Tambahan 242 Penerbangan Loh

Libur ke Bali? Ada Tambahan 242 Penerbangan Loh

Lifestyle | Kamis, 03 Juli 2014 | 13:58 WIB

Mengintip Tradisi Ngaben Massal di Bali

Mengintip Tradisi Ngaben Massal di Bali

Lifestyle | Selasa, 01 Juli 2014 | 21:45 WIB

Trik Negosiasi Menyewa Villa Mewah di Bali

Trik Negosiasi Menyewa Villa Mewah di Bali

Lifestyle | Selasa, 24 Juni 2014 | 12:37 WIB

Terkini

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:55 WIB

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB