Nelson Mandela, "Bapak Bangsa" Pecinta Batik Indonesia

Ruben Setiawan

Jum'at, 18 Juli 2014 | 09:00 WIB
Nelson Mandela, "Bapak Bangsa" Pecinta Batik Indonesia
Nelson Mandela (Shutterstock)

Suara.com - Hari ini, 96 tahun silam, Nelson Mandela lahir di Mvezo, Afrika Selatan. Mandela merupakan tokoh revolusi anti-apartheid yang menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan sejak tahun 1994 hingga 1999.

Di dunia internasional, Mandela dikenal sebagai seorang yang hampir tanpa cacat. Dipuja-puji bak dewa oleh rakyat Afrika Selatan, dan disegani oleh para pemimpin dunia, dari generasi ke generasi. Di negerinya, Mandela dianggap sebagai "Bapak Bangsa", yang berhasil mencabut politik pembedaan ras hingga ke akar-akarnya.

Namun, hidupnya tidak sesederhana itu. Seorang Mandela butuh waktu berpuluh-puluh tahun untuk membebaskan rakyat kulit hitam dari belenggu apartheid. Lelaki yang dikenal dengan sebutan Madiba, atau Tata (Ayah) itu, harus mendekam 27 tahun di penjara atas upayanya menegakkan keadilan bagi rakyat.

Semua terbayar saat dirinya dibebaskan tahun 1990. Mandela sukses menghapuskan politik apartheid dari bumi Afrika Selatan dan menggelar pemilu multiras pertama tahun 1994. Ia pun terpilih menjadi presiden kulit hitam pertama di negara tersebut.

Dibalik ketegasannya sebagai seorang pemimpin, Mandela adalah orang yang humoris dan sangat sederhana. Saat menjadi presiden, Mandela selalu mempersiapkan segala kebutuhannya sendiri, sampai ke hal-hal kecil seperti merapikan tempat tidur misalnya. Lelaki yang tak doyan merokok apalagi mengkonsumsi alkohol itu juga pribadi yang sangat ramah, bahkan kepada lawan politiknya sekalipun. Ia mudah berbaur dengan segala kalangan maupun usia. Mandela juga dikenal sebagai penyayang anak-anak. Maka tak heran jika ia menyumbangkan sepertiga gajinya untuk yayasan Nelson Mandela yang didirikan pada 1995.

Dengan Indonesia, Mandela punya ikatan khusus. Mandela punya kecintaan tersendiri pada Indonesia, setidaknya pada salah satu karya anak bangsa kita. Dan kecintaan Mandela adalah pada Batik, pakaian khas asli Indonesia. Mandela pertama kali diperkenalkan pada Batik oleh Presiden kedua Indonesia, Soeharto, ketika berkunjung ke Indonesia pada tahun 1990. Tak disangka, pakaian itu menjadi pakaian favorit Mandela. Mandela kerap memakai Batik di setiap kunjungan kenegaraan maupun pertemuan tingkat internasional.

Ada yang menarik dari kisah Mandela dan Batiknya. Orang-orang di Afrika Selatan menyebut Batik Mandela sebagai Madiba's Shirt. Bahkan, mengutip pernyataan cawapres Jusuf Kalla saat diwawancarai VOA Indonesia, saking sakralnya sosok Mandela di mata rakyat Afrika Selatan, tak satupun warga yang berani memakai pakaian sejenis.

"Saya sempat tanya sama warga sana, “hei kenapa kalian tidak pakai batik juga?”. Mereka jawab “wah kalau kami pakai batik nanti dianggap ingin menyaingi Mandela Pak!” kisah Kalla yang saat itu menjabat sebagai Menteri Perdagangan RI.

Mandela dihormati hingga akhir hayatnya. Dia menghembuskan nafas terakhir pada 5 Desember 2013 karena infeksi pernafasan yang ia derita selama tiga tahun. Tangis rakyat mengantar jenazah lelaki terhormat itu ke peristirahatan terakhirnya. Ada salah satu kalimat inspiratif dari Mandela yang bisa menjadi pelajaran hidup, "Sesuatu selalu terlihat mustahil, sampai hal itu terlaksana".

Baca juga: Ayatollah Ali Khamenei, Aung San Suu Kyi, Xi Jinping, Che Guevara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bukan Sekadar Teror, Polisi Didesak Sikat Otak Penyerangan Andrie Yunus!

Bukan Sekadar Teror, Polisi Didesak Sikat Otak Penyerangan Andrie Yunus!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:32 WIB

YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG

YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:23 WIB

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:17 WIB

Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang, Siapa Sapa Penerimanya

Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang, Siapa Sapa Penerimanya

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:11 WIB

Tak Ada Lagi 'Beda Nasib', Jalan Bopeng di Bawah Flyover UI Kini Mulai Mulus usai Depok Turun Tangan

Tak Ada Lagi 'Beda Nasib', Jalan Bopeng di Bawah Flyover UI Kini Mulai Mulus usai Depok Turun Tangan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:01 WIB

Dokumen Negara Tercecer di Jalanan BSD, Imigrasi: Itu Paspor Haji Milik Kemenhaj Tangsel

Dokumen Negara Tercecer di Jalanan BSD, Imigrasi: Itu Paspor Haji Milik Kemenhaj Tangsel

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:00 WIB

3,5 Jam Rekonstruksi Kasus Little Aresha: Terungkap Siksaan ke Anak Atas Instruksi Ketua Yayasan

3,5 Jam Rekonstruksi Kasus Little Aresha: Terungkap Siksaan ke Anak Atas Instruksi Ketua Yayasan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:46 WIB

Kapolri Listyo soal UU Baru Polri: Presiden Ingin Polri Terlibat di Hal-hal Kepentingan Nasional

Kapolri Listyo soal UU Baru Polri: Presiden Ingin Polri Terlibat di Hal-hal Kepentingan Nasional

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:42 WIB

Sudah 37 Ribu Anak Keracunan MBG, YLKI Tantang Nanik S Deyang: 100 Hari Pertama Harus Nol Kasus!

Sudah 37 Ribu Anak Keracunan MBG, YLKI Tantang Nanik S Deyang: 100 Hari Pertama Harus Nol Kasus!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:27 WIB

Jaksa Tuding Nadiem Makarim Sembunyikan Kendali di Gojek Lewat Surat Kuasa

Jaksa Tuding Nadiem Makarim Sembunyikan Kendali di Gojek Lewat Surat Kuasa

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:15 WIB