Pengamat: Jika 22 Juli "Chaos", Hanya SBY yang Bisa Meredam

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 19 Juli 2014 | 17:08 WIB
Pengamat: Jika 22 Juli "Chaos", Hanya SBY yang Bisa Meredam
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [Antara/Andika Wahyu]

Suara.com - Saat ini sudah tinggal kurang dari tiga hari menjelang pengumuman resmi hasil rekapitulasi suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun sementara itu, masih diragukan apakah kedua belah pihak pasangan calon akan bisa menerima atau tidak, apa pun hasilnya yang akan disampaikan KPU nanti.

Sehubungan dengan itu, sejumlah pihak menilai bisa jadi ada potensi kekacauan (chaos) yang terjadi nanti di saat dan sesudah pengumuman hasil Pilpres itu, terutama dengan ketegangan di tingkat massa pendukung selama ini. Dalam hal ini, menurut peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ikrar Nusa Bhakti, hanya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-lah yang bisa meredam hal-hal yang tak diinginkan tersebut.

"Kalau buat saya, iya," kata Ikrar, usai diskusi Perspektif Indonesia dengan topik "Jelang Penetapan KPU", di Jakarta Selatan, Sabtu (19/7/214), ketika ditanya apakah memang hanya Presiden yang dapat meredam kisruh jika itu memang terjadi.

Lebih jauh, Ikrar juga mengatakan bahwa jika hal itu bisa dilakukan oleh SBY, maka Presiden dua periode itu akan turun dari jabatannya dengan mendapatkan legitimasi politik yang sangat baik.

Terlepas dari itu, Ikrar sendiri mengimbau kepada tim sukses dan pendukung para capres-cawapres, untuk tidak hanya mengatakan kemenangan pasangannya saja. Melainkan menurutnya, mereka harus menunjukkan bukti-bukti yang pas dan bisa dipertanggungjawabkan, agar masyarakat tidak dilanda kebingungan.

"Namanya timses, pasti ingin mensukseskan calon presiden dan calon wakil presidennya. Tapi, mensukseskan itu harus dengan cara yang legal dan masuk akal," seru Ikrar.

"Kemudian masih ngotot 'metodologi quick count kami benar.' (Namun) Ketika mereka diminta untuk hadir dalam evaluasi, mereka tidak mau hadir. Itu menunjukkan bahwa kata dengan perbuatan tidak sama. Sedangkan dari lembaga quick count yang lain, mereka bersedia. Kemudian diaudit, dilihat metodologinya bagaimana, pengambilan sampelnya, (juga) siapa yang mendanai," ungkapnya pula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Capres Kalah Dengan Selisih Lebih 1 Persen Disarankan Tak ke MK

Capres Kalah Dengan Selisih Lebih 1 Persen Disarankan Tak ke MK

News | Sabtu, 19 Juli 2014 | 16:42 WIB

Capres Diharapkan Legowo Terima Hasil KPU

Capres Diharapkan Legowo Terima Hasil KPU

News | Sabtu, 19 Juli 2014 | 14:46 WIB

Polisi dan TNI Jaga Titik Rawan pada 22 Juli

Polisi dan TNI Jaga Titik Rawan pada 22 Juli

News | Sabtu, 19 Juli 2014 | 12:59 WIB

Terkini

UMKM Menjamur, Pekerjaan Layak Menghilang: Ironi Sistem Kerja di Indonesia

UMKM Menjamur, Pekerjaan Layak Menghilang: Ironi Sistem Kerja di Indonesia

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 11:10 WIB

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 11:09 WIB

Arti Telinga Terasa Panas atau Memerah Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Tafsirnya

Arti Telinga Terasa Panas atau Memerah Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Tafsirnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:07 WIB

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

News | Minggu, 08 November 2026 | 11:05 WIB

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:02 WIB

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 10:57 WIB

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 10:56 WIB

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:55 WIB

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Jawa Tengah | Minggu, 08 November 2026 | 10:54 WIB

Prakiraan Cuaca 8 November: Hujan Berpotensi Hampir Merata di Sumut Sore-Malam Ini

Prakiraan Cuaca 8 November: Hujan Berpotensi Hampir Merata di Sumut Sore-Malam Ini

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 10:51 WIB

×