Gugat Ke MK, Prabowo Rilis Pesan di Youtube

Laban Laisila

Jum'at, 25 Juli 2014 | 15:19 WIB
Gugat Ke MK, Prabowo Rilis Pesan di Youtube
Prabowo Subianto. (Youtube)

Suara.com - Capres nomor satu Prabowo Subianto merilis pesan video terbarunya menjelang pengajuan gugatan sengketa hasil Pilpres 2014 hari ini, Jumat (25/7/2014), ke Mahkamah Konstitusi.

Dalam video berdurasi sekitar 23 menit di media sosial Youtube, Prabowo yang menggunakan kemeja putih dan berpeci menekankan soal kecurangan Pilpres yang dilakukan oleh KPU.

Pada menit-menit awal, dia menggambarkan soal keyakinannya pada jalan demokrasi dan pilihan menjadi politisi setelah dipecat dari militer.

Prabowo bahkan membanggakan diri pengalaman militernya masih di menit awal video yang berjudul ‘Pesan Video Prabowo Subianto’ yang diunggah sejak kemarin, Selasa (24/7/2014).

“Berkali-kali saya pertaruhkan nyawa untuk bangsa Indonesia. Saudara boleh bertanya kepada mantan anak buah saya yang jumlahnya ribuan,” ujar Prabowo.

Dia juga sempat menyebut demokrasi sebagai jalan yang baik untuk membangun pemerintahan dan tidak pernah berniat kudeta sejak 1998.

“Saat saya dituduh ingin melakukan kudeta pada bulan Mei 1998, saya telah buktikan kepada rakyat Indonesia dan penjarah, saya tidak melakukan apa yang dituduhkan,” serunya lagi.

Itulah sebabnya dia membentuk partai untuk akhirnya ingin berkuasa melalui Pilpres, yang dalam pesan video itu tidak adil dan transparan.

Tidak jauh  berbeda dari pidato sebelumnya, Prabowo lagi-lagi menuding KPU curang.

“Imbauan kami, protes kami, tidak pernah dihiraukan, Rekomendasi di beberapa tempat tidak pernah diindahkan,” tuding Prabowo.

“Bahwa kalau kita merestui pemilu ini, kita merestui sebuah kecurangan,” sambungnya lagi.

Seperti diketahui, sore ini rencananya tim hukum Prabowo bakal mengajukan gugatan sengketa ke MK. Pendukung Prabowo juga sudah memadati Jalan Merdeka Barat di depan gedung MK, Jakarta.

Dari rilis yang diterima suara.com, tim Prabowo akan membawa tiga mobil box untuk mengangkut data pembanding tuduhan kecurangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendukung Prabowo Datangi MK

Pendukung Prabowo Datangi MK

News | Jum'at, 25 Juli 2014 | 15:00 WIB

Pesan Prabowo Subianto

Pesan Prabowo Subianto

Video | Jum'at, 25 Juli 2014 | 14:35 WIB

PKB Galang Penolakan Pembentukan Pansus Pilpres 2014

PKB Galang Penolakan Pembentukan Pansus Pilpres 2014

News | Jum'at, 25 Juli 2014 | 14:22 WIB

Suara Rakyat soal Kemenangan Jokowi-JK

Suara Rakyat soal Kemenangan Jokowi-JK

Video | Jum'at, 25 Juli 2014 | 12:29 WIB

Peluang MK Memenangkan Gugatan Prabowo-Hatta Tetap Terbuka

Peluang MK Memenangkan Gugatan Prabowo-Hatta Tetap Terbuka

News | Jum'at, 25 Juli 2014 | 08:45 WIB

Terkini

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:29 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB

×