Polres Bogor Siapkan Rekayasa Arus Malam Takbiran

Minggu, 27 Juli 2014 | 08:01 WIB
Polres Bogor Siapkan Rekayasa Arus Malam Takbiran
Ilustrasi bedug. (Antara/Arif Pribadi)

Suara.com - Kepolisian Resor (Polres) Bogor, Jawa Barat, menyiapkan rekayasa arus lalu lintas pada saat malam takbiran guna mengantisipasi kemacetan di Simpang Ciawi dan jalur Puncak.

"Rekayasa lalu lintas sudah kita siapkan, tapi ini melihat situasi kalau terjadi kepadatan yang cukup tinggi, maka akan kita berlakukan," kata petugas TMC Polres Bogor, Brigadir Gerry, di Pos PAM Gadog, Minggu.

Brigadir Gerry menjelaskan rekasaya lalu lintas yang disiapkan adalah apabila terjadi kepadatan di Simpang Ciawi, maka arus yang datang dari arah Jakarta menuju Puncak akan dibelokkan masuk dalam tol lalu berbelok dan keluar dari arah tol Simpang Gadog.

"Rekayasa ini berlaku untuk semua kendaraan baik itu angkutan umum, roda dua maupun mobil pribadi," kata Brigadir Gerry.

Sedangkan arus dari arah Puncak khususnya untuk sepeda motor dan angkutan umum yang ingin ke arah Kota Bogor akan dibelokkan ke Megamendung lalu tembus ke Jalan Raya Ciawi-Sukabumi, dengan menghindari simpul Pasar Ciawi.

Menurut Brigadir Gerry, rekayasa lalu lintas itu bersifat situasional melihat kondisi lalu lintas di Jalur Puncak dan Simpang Ciawi.

"Biasanya arus cukup padat karena aktivitas warga di pasar tumpah depan Pasar Ciawi, dan banyak warga yang merayakan malam takbiran di jalanan," kata dia.

Kepadatan arus lalu lintas di Ciawi dan Puncak diperkirakan terjadi ba'da Isya, seiring mulai banyaknya aktivitas warga yang ingin merayakan malam takbiran. Oleh karena itu, bagi pengendara yang ingin melintas di jalur Puncak dalam disarankan berangkat lebih dini sebelum malam untuk menghindari kemacetan.

Brigadir Gerry mengatakan, hingga H-1 Lebaran, Minggu (jika Idul Fitri jatuh pada Senin, 28 Juli) arus lalu lintas menuju Puncak relatif normal. Peningkatan arus lalu lintas diperkirakan terjadi pada jam-jam tertentu seperti malam hari dari pukul 20.00 WIB sampai 23.00 WIB. Sedangkan pagi hari pada pukul 08.00 WIB.

Kepadatan terjadi karena meningkatnya volumen kendaraan yang bergerak menuju Puncak, juga adanya aktivitas masyarakat di Pasar Cisarua yang menyebabkan penyumbatan.

Sementara itu di Simpang Ciawi, kepadatan kerap terjadi setiap hari pada jam sibuk seperti pagi, sore dan malam. Kepadatan disebabkan aktivitas naik turun penumpang, pertemuan dua arus, serta aktivitas masyarakat di sekitar pasar.

"Selain di Ciawi, Simpang Gadog dan Jalur Puncak, rekayasa lalu lintas juga kita berlakukan di titik-titik rawan macet di wilayah lain Kabupaten Bogor seperti di Cibinong, Cileungsi dan juga Parung," kata Brigadir Gerry. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI