Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek

Achmad Fauzi

Jum'at, 10 April 2026 | 07:54 WIB
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta KAI untuk percantik stasiun-stasiun ke wilayah Bogor dan Sukabumi, karena dinilai jelek. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Menhub menilai kondisi stasiun di jalur Bogor masih kurang layak, sehingga meminta KAI segera melakukan perbaikan dan mempercantik fasilitas bagi penumpang.
  • Rencana elektrifikasi akan menggantikan kereta diesel dengan KRL, sehingga perjalanan menjadi lebih modern dan efisien bagi pengguna.
  • Pemerintah mendorong elektrifikasi jalur Rangkasbitung agar bisa menggunakan kereta berkapasitas besar, dengan dukungan PLN untuk aspek infrastruktur dan bisnis.

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk percantik stasiun-stasiun ke wilayah Bogor dan Sukabumi.

Pasalnya, Menhub menilai stasiun-stasiun yang melintasi jalur tersebut masih kurang layak untuk melayani para anak kereta atau Anker.

"Terus yang ke Bogor sebenarnya saya minta prioritas adalah stasiun-stasiunnya. Bogor ini stasiunnya pada jelek," ujarnya saat ditemui di Habitate, Jakarta yang ditulis Jumat (10/4/2026).

Permintaan Menhub ini menyusul dengan adanya rencana elektrifikasi jalur dari Bogor menuju Sukabumi. Artinya, anker tidak perlu menggunakan kereta diesel untuk menuju Sukabumi ke Bogor, karena ke depan tersedia Kereta Rel Listrik (KRL).

Sejumlah calon penumpang KRL Commuter Line memasuki gerbang tiket elektronik di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). [ANTARA FOTO/Arif Firmansyah]
Kondisi Stasiun Bogor yang diminta dipercantik. [ANTARA FOTO/Arif Firmansyah]

"Saya minta KAI untuk merenovasi, ya mempercantik stasiun-stasiun yang arah Bogor," ucapnya.

Di sisi lain, Menhub juga meminta KAI untuk mengganti kereta yang lebih besar untuk jalur Green Line menuju Rangkas Bitung. Hanya saja, ia mengakui, memang butuh elektrifikasi lebih lanjut untuk mengakomodir permintaan ini.

Maka itu, Menhub meminta anak buahnya agar elektrifikasi ini bisa disegerakan. Dengan begitu, para anker jalur green line bisa merasakan kereta impor China.

"Kalau yang ke arah Rangkas itu saya minta waktu itu ganti kap keretanya. Tapi kan kereta diganti kalau elektrifikasinya bisa diganti juga, Kalau setelah ditingkatkan maka kereta yang melayani ke arah Bekasi, itu kan besar-besar tuh, punya China tuh. Bisa bukan pindah, tapi di Green line juga bisa dapat dengan kereta jenis yang sama gitu lho," jelasnya.

Untuk mempercepat elektrifikasi, Menhub juga akan menggandeng PLN. Selain itu, tambahnya, elektrifikasi ini juga harus memperhitungkan sisi bisnis agar sama-sama menguntungkan.

baca juga

"Nanti kita kerjasama sama PLN, supaya peningkatan elektrifikasi itu satu memiliki manfaat bisnis juga buat PLN. Dan PLN kemarin waktu kita bicara untuk yang di Cicalengka, mereka sudah tertarik. Dengan elektrifikasi di Green line, kemudian Cicalengka, dan Cikarang-Cikampek, mereka sangat tertarik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:23 WIB

Menhub Klaim Kenaikan Fuel Surcharge 38% Tak Diputuskan Sepihak

Menhub Klaim Kenaikan Fuel Surcharge 38% Tak Diputuskan Sepihak

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 17:00 WIB

1.000 Unit Rusun Bakal Dibangun di Lahan Kampung Bandan Milik KAI Pakai Skema CSR

1.000 Unit Rusun Bakal Dibangun di Lahan Kampung Bandan Milik KAI Pakai Skema CSR

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 06:57 WIB

Terkini

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

×