Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
Ilustrasi Generasi Z. (pexels.com/id-id/@cottonbro/)
  • Mandiri Spending Index mencatat pertumbuhan belanja masyarakat Indonesia sebesar 2,9 persen selama periode Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
  • Kelompok masyarakat menengah dan generasi Z menjadi penggerak utama lonjakan belanja melalui pencairan Tunjangan Hari Raya yang efektif.
  • Pola konsumsi masyarakat bergeser ke sektor barang non-esensial seperti fesyen, perawatan kecantikan, dan elektronik selama periode Lebaran 2026.

Suara.com - Aktivitas konsumsi masyarakat Indonesia menunjukkan ketahanan luar biasa di tengah dinamika ekonomi global yang fluktuatif. 

Berdasarkan data terbaru, tingkat belanja selama periode Ramadan hingga Idul Fitri 2026 mencatatkan rekor lebih tinggi dibandingkan periode yang sama dalam dua tahun terakhir.

Mandiri Institute melaporkan bahwa Mandiri Spending Index (MSI) tumbuh sebesar 2,9 persen, dibandingkan periode pra-Ramadan. 

Angka ini melampaui pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya yang tertahan di level 2,8 persen. Lonjakan ini menjadi sinyal positif bahwa daya beli masyarakat tetap solid.

Menariknya, penguatan konsumsi kali ini tidak didorong secara merata oleh semua lapisan. Kelompok menengah muncul sebagai pahlawan ekonomi dengan pertumbuhan belanja mencapai 4,1 persen. 

Angka ini jauh mengungguli kelompok bawah yang tumbuh 2,1 persen dan kelompok atas di angka 2,6 persen.

Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, mengungkapkan bahwa belanja kelompok menengah tercatat 1,4 hingga 2 kali lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya. 

ilustrasi THR. (Dokumen Pribadi)
ilustrasi THR. (Dokumen Pribadi)

Menurutnya, momentum pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi pemicu utama akselerasi ini.

"Kelompok menengah menjadi penggerak utama akselerasi belanja, khususnya pada periode THR. Hal ini berkontribusi besar terhadap penguatan konsumsi secara keseluruhan," ujar pria yang akrab disapa Asmo tersebut dalam keterangan resminya, Kamis (16/4/2026).

Dilihat dari sisi demografi, generasi muda memegang kendali atas perputaran uang selama Lebaran 2026. 

Data Mandiri Institute menunjukkan konsumsi Generasi Z (Gen Z) tumbuh pesat sebesar 4,4 persen , mengalahkan Milenial (3 persen) dan Gen X (1,4 persen).

Pergeseran tren belanja juga terlihat jelas pada jenis barang yang dibeli. 

Jika pada Ramadan-Lebaran 2025 masyarakat lebih fokus pada kebutuhan pokok, tahun ini belanja didominasi oleh sektor non-esensial atau gaya hidup seperti fashion naik 6,4 persen, Beauty Care juga naik 4,9 persen dan elektronik naik 4,7 persen.

"Kenaikan pada kategori ini mencerminkan peningkatan kepercayaan diri masyarakat dalam melakukan konsumsi diskresioner selama periode Ramadan-Lebaran 2026," tambah Asmo.

Secara keseluruhan, moncernya konsumsi domestik ini menegaskan bahwa permintaan dalam negeri masih menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional. 

Keberhasilan ini dinilai sebagai buah dari efektivitas kebijakan pemerintah, terutama dalam memastikan distribusi THR yang lancar dan tepat waktu.

Tim Ekonom Bank Mandiri optimis bahwa momentum ini akan menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan ekonomi ke depan. Dengan dukungan kebijakan fiskal yang terukur dan ekosistem pembayaran digital yang semakin matang, daya beli masyarakat diprediksi akan tetap terjaga meski dibayangi ketidakpastian global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:10 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tensi Perang Timur Tengah, Aliran Modal Asing Indonesia Hengkang Tembus Rp18 Triliun

Tensi Perang Timur Tengah, Aliran Modal Asing Indonesia Hengkang Tembus Rp18 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:27 WIB

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:54 WIB

Kuasai 60 Persen Populasi, Gen Z dan Milenial Jadi 'Kunci' Masa Depan Asuransi Syariah

Kuasai 60 Persen Populasi, Gen Z dan Milenial Jadi 'Kunci' Masa Depan Asuransi Syariah

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:26 WIB

Terkini

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:00 WIB

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB