Kondusif, Takbiran di Kota Bogor

Ardi Mandiri Suara.Com
Senin, 28 Juli 2014 | 07:49 WIB
 Kondusif, Takbiran di Kota Bogor
Ilustrasi: Anggota polisi (suara.com/Bernard Chaniago)

Suara.com - Kepala Polisi Resor Bogor Kota, AKBP Bahtiar Ujang Purnama menyatakan, perayaan malam takbiran di Kota Bogor, Jawa Barat, berjalan lancar dan kondusif.

"Hingga pukul 21.00 WIB situasi di Kota Bogor pada malam takbiran masih lancar dan kondusif, belum ada kejadian yang menganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat," kata Kapolres saat melakukan pengecekan Pos PAM di Pos Wangun, Minggu (27/7/2014) Malam.

Menurut Kapolres, situasi tersebut tercipta berkat sinergitas antara aparat TNI, Polri, dan unsur-unsur terkait sehingga keamanan dan ketertiban di masyarakat berjalan lancar.

"Pengamanan harus terus kita lakukan, agar masyarakat dapat melaksanakan malam takbiran dan Idul Fitri dengan aman, tertib dan lancar," kata Kapolres.

Kapolres menambahkan, selama tujuh hari menjelang lebaran, pihaknya belum menerima laporan adanya kecelakaan di Kota Bogor, baik kecelakaan pemudik maupun masyarakat yang berkatifitas di jalan raya.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga pelaksanaan malam takbiran berjalan kondusif dengan tidak melakukan hal-hal yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban, seperti tidak kebut-kebutan di jalan, menyalanya mercun atau kurang hati-hati dengan aliran listrik hingga berpotensi terjadinya kebakaran.

Sementara itu, berdasarkan pantauan, pada malam takbiran di Kota Bogor berlangsung kondusif. Selain suara takbir yang berkumandang dari sejumlah masjid dan perkampungan warga, malam takbiran juga dimeriahkan dengan suara kembang api.

Sejumlah ruas jalan protokol seperti Jalan Raya Padjajaran terpantau lancar, begitu juga jalan Sudirman.

Kecuali Jalan Jalan Jalak Harupat menuju Istana Bogor mengalami ketersendatan akibat aktifitas warga di Lapangan Sempur yang merayakan takbiran.

Begitu juga dengan Jalan Kapten Muslihat menuju Gunung Batu dan Jalan Merdeka, terjadi kemacetan hingga menyebabkan antrian kendaran memanjang sampai lampu merah Jalan Juanda.

Kemacetan ini disebabkan aktifitas pasar tumpah yang dipadati warga. Untuk bisa melintas Jalan Kapten Muslihat menuju semeru yang biasanya dapat ditempuh dalam waktu kurang dari lima menit, akibat kepadatan arus, baru bisa dilalui setelah 20 menit terjebak kemacetan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI