Penghormatan Karya Maestro Nyoman Lempad di Museum Neka Ubud

Laban Laisila

Jum'at, 01 Agustus 2014 | 03:00 WIB
Penghormatan Karya Maestro Nyoman Lempad di Museum Neka Ubud
Karya maestro almarhum I Gusti Nyoman Lempad berjudul 'Protection of the Barong". [http://www.museumneka.com]

Suara.com - Perintis dan pendiri Museum Neka di Perkampungan seniman Ubud, Bali, Pande Wayan Suteja Neka membangun paviliun, sebuah tempat khusus untuk memuliakan karya-karya maestro almarhum I Gusti Nyoman Lempad.

"Awalnya tahun 1970-an hanya mengoleksi satu lukisan karya Lempad, kini bertambah menjadi 24 lukisan," kata Pande Wayan Suteja Neka di Ubud, Kamis (31/7/2014).

Dia mengatakan, koleksi karya Lempad itu merupakan bagian dari koleksi museum berupa 312 lukisan, patung dan 272 koleksi keris yang umumnya berumur ratusan tahun.

Koleksi itu dikumpulkannya satu persatu dari berbagai pelosok pedesaan di Bali, nusantara maupun ke luar negeri.

Neka menjelaskan, dalam upaya memperkaya koleksi museum pada bulan Februari 1984 didatangi oleh Prof Dr Jacub Vredenbergt, warga negara Belanda yang sudah lama tinggal di Indonesia yakni sebagai guru besar Universitas Indonesia.

Kedatangannya ke Bali bersama seorang kawannya untuk menyerahkan sepuluh lukisan karya Lempad yang lama menjadi koleksi kepada pewarisnya.

"Prof Jacub setelah mengunjungi rumah keluarga Lempad, Museum Puri Lukisan, namun kemudian menunjuk Museum Neka sebagai rumah untuk menyimpan dan memelihara ke sepuluh karya Lempad dengan syarat dibuatkan tempat khusus," kenang Pande Wayan Neka.

Kesepuluh karya Lempad yang diserahkan 26 tahun yang silam itu sejatinya adalah warisan dari Walter Spies, seniman warga asing yang pernah bermukim di Ubud tahun 1940 sebelum berangkat ke Srilangka menggunakan kapal Van Imholft.

Walter Spies menyerahkan karya-karya Lempad yang menjadi kesayangannya itu kepada temannya Bob Morzer Bruyns, kepala agen pariwisata KPM di Bali agar menyimpan lukisan itu dengan baik.

"Bob Morzer Bruyns juga melaksanakan wasiat Walter Spies dengan baik dan tahun 1980, ia kemudian memberikan lukisan itu kepada temannya Jacub dan empat tahun kemudian menyerahkannya kepada kami," tutur Neka.

Dia menilai, hal itu sebuah kehormatan yang luar biasa, sepuluh karya Lempad menambah koleksi museum, yang sebelumnya juga menerima tiga lukisan karya Lempad yang masing-masing dibuat tahun 1930, 1950 dan 1967.

Ketiga lukisan itu adalah milik Claire Holt, penulis buku Art in Indonesia. Ketiga karya itu sampai ke Museum Neka atas perantara seorang guru besar Cornel University Amerika Serikat, ujarnya.

Sebanyak 160 lukisan karya Lempad beserta keluarganya kini dipamerkan di Dewangga Hause of Lempad perkampungan seniman Ubud, Kabupaten Gianyar selama sebulan hingga 28 Agustus 2014. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital

Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:25 WIB

Family Treasure Hunt 2026: Berburu Harta Karun Bersama Keluarga

Family Treasure Hunt 2026: Berburu Harta Karun Bersama Keluarga

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

Mengenal Apa Itu Museum Date, Kencan Elegan ala Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi

Mengenal Apa Itu Museum Date, Kencan Elegan ala Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:30 WIB

Melihat Sisi Lain Kota Pesisir, Menyusuri Jakarta dari Mata Perempuan Muara Angke,

Melihat Sisi Lain Kota Pesisir, Menyusuri Jakarta dari Mata Perempuan Muara Angke,

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:29 WIB

Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja

Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja

Foto | Senin, 22 Juni 2026 | 07:00 WIB

ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni

ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni

Entertainment | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:00 WIB

ARTJOG 2026 Libatkan Seniman Anak hingga Internasional, Usung Semangat Regenerasi Berkesenian

ARTJOG 2026 Libatkan Seniman Anak hingga Internasional, Usung Semangat Regenerasi Berkesenian

Entertainment | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:24 WIB

PSSI Cetak Rekor MURI, Gelar Kursus untuk 3.000 Pelatih Sepak Bola dan Futsal

PSSI Cetak Rekor MURI, Gelar Kursus untuk 3.000 Pelatih Sepak Bola dan Futsal

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:26 WIB

Mencetak 3 Presiden dan 3 Wapres, Rahasia di Balik Museum Seskoad yang Diresmikan Prabowo

Mencetak 3 Presiden dan 3 Wapres, Rahasia di Balik Museum Seskoad yang Diresmikan Prabowo

News | Senin, 25 Mei 2026 | 14:45 WIB

Peringati Harkitnas, Museum Kebangkitan Nasional Suguhkan Pameran Interaktif

Peringati Harkitnas, Museum Kebangkitan Nasional Suguhkan Pameran Interaktif

Foto | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×