Polisi Masih Selidiki Kecelakaan Maut di Cikidang Sukabumi

Arsito Hidayatullah

Minggu, 03 Agustus 2014 | 02:13 WIB
Polisi Masih Selidiki Kecelakaan Maut di Cikidang Sukabumi
Ilustrasi kecelakaan. (Shutterstock/Bannu)

Suara.com - Pihak Satuan Kepolisian Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi saat ini mengaku masih menyelidiki kasus kecelakaan maut yang terjadi di jalur alternatif Pelabuhan Ratu, Cikidang, yang menyebabkan dua orang tewas.

"Kecelakaan maut yang menewaskan dua orang penumpang di dalamnya kendaraan, yang salah satunya adalah anggota Kostrad, ini merupakan kecelakaan tunggal. Namun saat ini kami masih menyelidiki penyebab utama terjadinya kecelakaan tersebut," kata Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Susan Ridwan, di Sukabumi, Sabtu (2/8/2014).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, kecelakaan tunggal tersebut terjadi tepatnya di Kampung Bantarselang, Kecamatan Cikidang. Dalam kecelakaan ini, sebuah mobil bernomor polisi B 1921 BVI yang ditumpangi oleh delapan orang, terperosok dan terguling ke jurang sedalam 10 meter.

Akibat kecelakaan ini, dua orang tewas di tempat, masing-masing atas nama Bayu Baskoro dan Agus Mansuyudi yang merupakan anggota Kostrad TNI. Sementara enam korban lainnya di mobil itu mengalami luka ringan dan berat.

Seluruh korban kecelakaan maut itu, baik yang selamat dan meninggal, sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pelabuhan Ratu. Sampai Sabtu (2/8) malam, jenazah kedua korban masih berada di kamar mayat RSUD Pelabuhan Ratu, namun informasinya akan segera dibawa oleh pihak keluarga untuk dikebumikan. Sedangkan para korban selamat masih mendapatkan perawatan intensif dari pihak medis RSUD.

"Kendaraan yang ditumpangi delapan orang ini rencananya akan menuju Pelabuhan Ratu. Namun saat di tikungan yang menurun curam ini, kecelakaan pun terjadi. Untuk bangkai mobil sudah kami evakuasi, dan dibawa ke Pos Polisi Lalu Lintas Elang di Kecamatan Cibadak," tambah Ridwan.

Ridwan mengatakan, pihaknya masih terus menyelidiki dan memeriksa beberapa saksi. Informasi sementara, kendaraan yang ditumpangi delapan orang itu melaju kencang dari arah Cikidang menuju Buniwangi. Belum diketahui apakah pengemudi sudah hapal medan jalan tersebut atau belum, karena lokasi kecelakaan maut ini sendiri memang merupakan daerah rawan kecelakaan.

Selain itu, pihak kepolisian juga masih menyelidiki apakah pengemudi mobil mengantuk saat mengemudikan kendaraannya, atau apakah kendaraan yang ditumpangi korban tidak layak jalan.

"Kami masih terus menyelidiki penyebab utama kejadian ini, dan belum bisa meminta keterangan dari korban karena kondisinya yang masih syok," jelas Ridwan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polres Bogor: Selama Lebaran Hanya Terjadi Dua Kecelakaan

Polres Bogor: Selama Lebaran Hanya Terjadi Dua Kecelakaan

News | Minggu, 03 Agustus 2014 | 00:11 WIB

Sepeda Motor "Kuasai" Arus Balik di Jalan Arteri Karawang

Sepeda Motor "Kuasai" Arus Balik di Jalan Arteri Karawang

News | Sabtu, 02 Agustus 2014 | 22:45 WIB

ISPA, Musuh Utama Pemudik Pasca-Lebaran

ISPA, Musuh Utama Pemudik Pasca-Lebaran

Health | Sabtu, 02 Agustus 2014 | 20:41 WIB

Terkini

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB