Jadi Korban Gesek Kelamin di Bus, Mely Lapor Polisi

Laban Laisila

Rabu, 06 Agustus 2014 | 15:50 WIB
Jadi Korban Gesek Kelamin di Bus, Mely Lapor Polisi
Ilustrasi perkosaan. [Shutterstock]

Suara.com - Hati-hati jadi korban pelaku aksi gesek kelamin di angkutan massal. Kejadian ini dialami langsung oleh
Mely Wira Utami (30), warga Depok, Jawa Barat, penumpang bus kota Koantas Bima 509.

Kejadian ini bermula saat Mely sedang dalam perjalanan ke kantornya dan menumpang bus jurusan Kampung Rambutan-Lebak Bulus pagi tadi, Rabu (6/8/2014).

Di dalam bus, dia didekati pelaku, yang belakangan diketahui bernama Rudi Kuswanto asal Bogor, yang menggesek-gesekkan kelaminnya ke bagian bokong Mely.

Mely baru tersadar setelah dia menemukan cairan mirip sperma di celananya.

"Saya pikir dia copet, saya pindahkan tas saya ke depan, saya bergeser sedikit, nggak lama ada muncratan air, lalu saya lihat celana saya ada sperma," kata Mely kepada wartawan, Rabu (6/8/2014).

Sadar jadi korban gesek kelamin, Mely langsung mencoba bergeser dan mendapat bantuan dari penumpang lainnya yang memintanya berpindah posisi.

Setelah melewati lampu merah Cilandak, Mely dengan berani memaksa pelaku turun, yang kemudian dibawa ke kantor keamanan tempat dia bekerja. Mely mengaku kondisi bus saat itu tidak sepenuh hari biasanya.

"Kondisi bisnya penuh tapi tidak sepenuh hari kerja biasa. Saya tidak tau bagaimana caranya dia melakukan, tiba-tiba saya merasa ada yang muncrat kena baju saja," paparnya.

Keterangan yang sama dilontarkan oleh suami Mely yang menceritakan dandanan pelaku mengenakan sweater dan jeans. Selain itu dia juga membawa satu tas.

"Saat ditanya dia selalu mengelak dan mengatakan kalau cairan itu dari munuman air mineral, namun akhirnya mengaku," imbuh suami Mely yang tidak mau menyebutkan namanya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Pasar Minggu Kompol Adri Desas Furiyanto mengatakan, saat ini pelaku dan korban berasa di Polres untuk membuat laporan.

"Namun lokasi kejadiannya masuk di Jagakarsa dan kasus ini wewenang Polres PPA," kata Adri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Tahan Dilecehkan, Perempuan Ini Potong Kelamin Dukun Cabul

Tak Tahan Dilecehkan, Perempuan Ini Potong Kelamin Dukun Cabul

News | Senin, 04 Agustus 2014 | 05:03 WIB

Tragis, Bocah Kelas 3 Diperkosa dan Digantung di Pohon

Tragis, Bocah Kelas 3 Diperkosa dan Digantung di Pohon

News | Jum'at, 25 Juli 2014 | 15:34 WIB

Pemuda Perkosa Gadis 10 Tahun Atas Izin Tetua Desa

Pemuda Perkosa Gadis 10 Tahun Atas Izin Tetua Desa

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 15:34 WIB

Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh di Atas Kereta Api

Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh di Atas Kereta Api

News | Rabu, 09 Juli 2014 | 19:51 WIB

Terkini

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:29 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB

×