Pemuda Perkosa Gadis 10 Tahun Atas Izin Tetua Desa

Ruben Setiawan | Suara.com

Jum'at, 11 Juli 2014 | 15:34 WIB
Pemuda Perkosa Gadis 10 Tahun Atas Izin Tetua Desa
Ilustrasi bocah perempuan. (Shutterstock)

Suara.com - Tindak pemerkosaan kembali terjadi di India. Kali ini, kejahatan tersebut menimpa seorang gadis berusia 10 tahun. Parahnya, perbuatan bejat itu dilakukan atas perintah dari seorang tetua desa.

Menurut keterangan polisi, sebelum pemerkosaan terjadi, ayah korban memukuli seorang pemuda mabuk yang menyelinap masuk ke dalam rumah dan mencoba berbuat kurang ajar terhadap istrinya. Pemuda itu pun dibuat babak belur oleh sang ayah.

Hari berikutnya, pemuda itu melaporkan penganiayaan yang dialaminya kepada sejumlah tetua desa. Di luar dugaan, para tetua desa itu malah mengizinkan si pemuda memperkosa putri dari orang yang menganiayanya.

Tidak jelas bagaimana si pemuda melakukan perbuatan bejatnya. Ibu gadis malang itu menemukan putrinya dalam kondisi lemah di antara semak belukar.

Warga desa lain enggan ikut campur dalam insiden tersebut. Mereka takut menjadi korban.

Namun, ada yang aneh pada kasus ini. Polisi memberikan keterangan berbeda kepada media yang meliput peristiwa tersebut.

Kepada Hindustan Times, polisi mengatakan korban pemerkosaan berusia 14 tahun, bukan sepuluh tahun. Bedanya lagi, korban bukanlah putri dari pelaku penganiayaan si pemuda, melainkan saudara perempuannya.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus pemerkosaan di India. Menurut data pemerintah, ada kasus kekerasa seksual yang terjadi setiap 22 menit. Biro Catatan Kejahatan Nasional India mengungkap ada 24.923 kasus pemerkosaan yang terjadi sepanjang tahun 2012.

Namun, aktivis pembela perempuan yakin, jumlah tersebut lebih besar. Pasalnya, masih banyak perempuan yang terlalu malu untuk melaporkan pemerkosaan yang mereka alami kepada pihak berwajib. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh di Atas Kereta Api

Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh di Atas Kereta Api

News | Rabu, 09 Juli 2014 | 19:51 WIB

Pulang Dini Hari, Lelaki Diperkosa di Bawah Jembatan

Pulang Dini Hari, Lelaki Diperkosa di Bawah Jembatan

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 21:12 WIB

Lelaki Bejat Perkosa Nenek Berusia 90 Tahun

Lelaki Bejat Perkosa Nenek Berusia 90 Tahun

News | Kamis, 26 Juni 2014 | 17:10 WIB

Gadis Pakistan Diperkosa dan Digantung di Pohon

Gadis Pakistan Diperkosa dan Digantung di Pohon

News | Sabtu, 21 Juni 2014 | 02:04 WIB

Mengajar di Penjara, Seorang Guru Diperkosa Napi

Mengajar di Penjara, Seorang Guru Diperkosa Napi

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 14:37 WIB

Perempuan AS Hampir Diperkosa di Brasil

Perempuan AS Hampir Diperkosa di Brasil

News | Minggu, 15 Juni 2014 | 15:00 WIB

Terkini

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:57 WIB

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:37 WIB

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:35 WIB

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:26 WIB

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:23 WIB

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:12 WIB

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:06 WIB

Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025

Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:05 WIB