Turki Gelar Pilpres Langsung Pertama

Ruben Setiawan

Minggu, 10 Agustus 2014 | 19:39 WIB
Turki Gelar Pilpres Langsung Pertama
Perdana Menteri sekaligus kandidat presiden Turki memberikan suaranya di sebuah TPS di Istanbul, (10/8). (Reuters/Murad Sezer)

Suara.com - Turki menggelar pemilihan presiden pertamanya pada hari Minggu (10/8/2014) waktu setempat. Perdana Menteri incumbent Turki, Recep Tayyip Erdogan, muncul sebagai kandidat terkuat pada pemilihan presiden tersebut.

Tempat Pemungutan Suara (TPS) sudah dibuka sejak pukul 08.00 pagi waktu setempat. Ada 53 juta warga Turki yang memiliki hak suara. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, animo pemilih lebih rendah dibandingkan dengan pada saat pemilu legislatif yang digelar bulan Maret lalu. TPS ditutup pada pukul 05.00 sore.

Berdasarkan sebuah survei, Erdogan lebih difavoritkan dibandingkan dua rivalnya. Sebanyak 60 responden berpihak untuk kemenangan Perdana Menteri yang sudah berkuasa selama 10 tahun tersebut.

Pemilihan presiden ini merupakan yang pertama digelar di Turki. Sebelumnya, kepala negara dipilih oleh Parlemen. Namun, di bawah pemerintahan Erdogan, dibuat sebuah undang-undang baru untuk memilih presiden secara langsung.

Jika menang dalam pemilihan ini, Erdogan akan menggantikan posisi presiden Turki Abdullah Gul. Namun, banyak lawan politik yang khawatir jika Erdogan benar-benar berkuasa.

Oleh para kritikus politik, politisi yang beraliran Islam konservatif itu dinilai akan menghapuskan nilai-nilai sekularisme di Turki. Negara yang didirikan oleh Mustafa Kemal Ataturk pada tahun 1923 itu memang negara sekuler.

Terlepas dari itu, dari kacamata pendukungnya, Erdogan dipandang sebagai seseorang yang memihak rakyat. Ia juga dinilai ulet membela ketidakadilan.

"Ketika negara-negara Arab bungkam, dia berani angkat bicara melawan invasi Israel ke Gaza," kata Murat, seorang pedagang di Istanbul.

Erdogan juga dipuji atas keberhasilannya menciptakan perdamaian dengan kelompok militan Partai Pekerja Turki (PKK) dari etnis Kurdi. Selama 30 tahun, pertempuran antara pemerintah Turki dan pemberontak telah menewaskan 40.000 orang. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Larang Perempuan Tertawa, Wakil PM Turki Di-Bully

Larang Perempuan Tertawa, Wakil PM Turki Di-Bully

News | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 14:12 WIB

Mabuk, Kate Moss Naik Pesawat Tanpa Tiket

Mabuk, Kate Moss Naik Pesawat Tanpa Tiket

Entertainment | Rabu, 30 Juli 2014 | 07:43 WIB

 PM Turki Sebut Israel Teroris

PM Turki Sebut Israel Teroris

News | Rabu, 16 Juli 2014 | 00:03 WIB

Akhirnya, Turki Cabut Pemblokiran YouTube

Akhirnya, Turki Cabut Pemblokiran YouTube

Tekno | Rabu, 04 Juni 2014 | 18:24 WIB

Turki Masih Blokir YouTube Meski Telah Dicap Melanggar HAM

Turki Masih Blokir YouTube Meski Telah Dicap Melanggar HAM

Tekno | Senin, 02 Juni 2014 | 14:47 WIB

Terkini

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:33 WIB

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:09 WIB

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:54 WIB

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:44 WIB

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:31 WIB

×