Menlu Jepang Kunjungi Jokowi Bahas Investasi

Achmad Sakirin

Selasa, 12 Agustus 2014 | 11:12 WIB
Menlu Jepang Kunjungi Jokowi Bahas Investasi
Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang YM Fumio Kishida berkunjung ke Kantor Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Selasa (12/8). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang YM Fumio Kishida berkunjung ke Kantor Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), Selasa (12/8/2014). Dalam kunjungan tersebut, kaduanya membicarakan tiga hal dan saling berkomitmen untuk melanjutkan hubungan diplomatik yang harmonis dan saling menguntungkan. Jokowi merupakan presiden terpilih Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam Pilpres 2014.

"Tadi kita bicara tiga hal yang penting, Tapi saya ini kan gubernur," kata Jokowi sambil tersenyum di Balai Kota.

"Pertama, Supremasi hukum yang berada di laut diperkuat. Karena Jepang juga punya masalah yang sama, dan kita juga punya masalah yang sama," kata Jokowi, di Balai Kota.

Kata dia, supremasi hukum ini dilakukan untuk memperkuat penjagaan laut.

"Ini yang ingin kita saling tukar pikiran. Dan saya sampaikan kita setuju," kata Jokowi.

Kedua, sambungnya, juga disampaikan soal investasi. Jokowi mengatakan, tengah melokalisir untuk prioritas investasi Jepang di Indonesia.

"Namanya investasi ini ya kita buka semua, masuk semua investor, masuk kan nggak semua kaya gitu. Prioritas mana, fokus mana, diselesaikan, mana prioritas pertama, kedua, ketiga," tuturnya.

Salah satu prioritasnya adalah yang berkaitan dengan high value manufacturing, contohnya informasi teknologi (IT). Kata Jokowi, kerjasama ini tidak hanya investasinya saja, tapi juga ada transfer teknologi.

"Tapi kita minta juga ada transfer teknologi," kata Jokowi.

Selain investasi, Jokowi mengatakan, pembicaraan mereka juga membahas infrastruktur yang dibutuhkan di Indonesia. "Terutama inftasruktur laut. Beliau menyampaikan akan memberikan dukungan," kata dia.

Infrastruktur laut yang dimaksud ini, sambung Jokowi, adalah pembangunan Pelabuhan Dalam (Deep Seaport).

"Kita butuh di semua pulau punya Pelabuhan Dalam, kemudian tol laut bisa berjalan," tuturnya.

Soal transportasi massal seperti Mass Rapid Transit (MRT) dan kereta api, Jokowi mengatakan juga dibahas dalam pertemuan ini. Dia meminta supaya transportasi ini pembangunannya dipercepat.

"Kita tidak bicara teknis. Kita sampaikan secara umum kita butuh infrastruktur," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden SBY Minta Jokowi Jaga Kedaulatan Jika Menjadi Presiden

Presiden SBY Minta Jokowi Jaga Kedaulatan Jika Menjadi Presiden

News | Senin, 11 Agustus 2014 | 11:17 WIB

Dewi Lestari Takjub Jokowi Mau Foto Selama Dua Jam

Dewi Lestari Takjub Jokowi Mau Foto Selama Dua Jam

Entertainment | Senin, 04 Agustus 2014 | 11:03 WIB

Ini Sejumlah Syarat yang Harus Dipenuhi Calon Menpera

Ini Sejumlah Syarat yang Harus Dipenuhi Calon Menpera

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2014 | 14:41 WIB

Kepemimpinan Jokowi Diharap Jadikan Agama Kawal Moralitas

Kepemimpinan Jokowi Diharap Jadikan Agama Kawal Moralitas

News | Senin, 28 Juli 2014 | 18:25 WIB

Dari Timses Sampai Jajaran Polda Metro Jaya Sowan ke Jokowi

Dari Timses Sampai Jajaran Polda Metro Jaya Sowan ke Jokowi

News | Senin, 28 Juli 2014 | 18:07 WIB

Jokowi Ditanya Renegosiasi PT. Freeport

Jokowi Ditanya Renegosiasi PT. Freeport

News | Minggu, 27 Juli 2014 | 01:30 WIB

Terkini

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:22 WIB

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:18 WIB

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 16:16 WIB

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:13 WIB

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:12 WIB

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:09 WIB

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:06 WIB

×