Kubu Prabowo-Hatta Minta LPSK Lindungi Saksi Pilpres di MK

Laban Laisila | Suara.com

Kamis, 14 Agustus 2014 | 13:30 WIB
Kubu Prabowo-Hatta Minta LPSK Lindungi Saksi Pilpres di MK
Saksi kubu Prabowo-Hatta, Novela Nawipa (baju ungu), yang dikabarkan mendapat ancaman dan rumahnya dibakar di Papua. (Facebook)

Suara.com - Kuasa Hukum Prabowo-Hatta berencana meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk melindungi sejumlah saksinya yang memberikan kesaksian dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi.

Salah satu kuasa hukum Prabowo-Hatta, Maqdir Ismail mengatakan, pengaduan ke LPSK tengah saat ini tengah diurus oleh tim lainnya.

"Kita sudah bagi tugas dengan beberapa kawan," kata Maqdir di MK, Jakarta, Kamis (14/8/2014).

Dia mengatakan, hingga saat ini terus menginventarisir adanya saksi yang mendapatkan ancaman. Sementara ini, sambungnya, baru ada Novela Nawapi dan Martinus Adi.

Dia berharap, Kapolres Nabire AKBP Tagor Hutapea juga sudah diminta oleh Majelis Hakim MK untuk memberikan pengamanan untuk saksi Prabowo-Hatta yang mendapatkan ancama,

"Saya kira harapkan bahwa Kapolres kan tadi juga sudah katakan mengamankan istilahnya itu perlu ke kita. Kewajiban penegakan hukum untuk jaga ini. Bukan permintaan mahkamah saja, tapi kewajiban mereka juga," tuturnya.

Saksi Prabowo-Hatta Nowela Nawipa mengaku rumahnya dirusak dan dibakar orang tidak dikenal.

Perusakan dan pembakaran ini terjadi setelah Novela memberikan kesaksian soal tidak adanya Pemilu di Kampung Awabutu, Papua.

Pada sidang sebelumnya, Novela Nawipa yang merupakan saksi yang diajukan pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengungkapkan tidak ada pemungutan suara di Kampung Awa Butu, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua.

“Tidak ada aktivitas pemilihan, di kampung kami tidak ada di Kampung Awabutu. Tidak ada TPS, tidak ada bilik suara,” kata Novela Nawipa, Selasa (12/8/2014).

Ketika Ketua Majelis Hakim Hamdan Zoelva menanyakan apakah ada petugas KPPS dan saksi lainnya.

“Saya tidak tahu pak, jangan nanya saya. Saya di situ tidak tahu apa-apa karena tidak ada kegiatan pemilu,” kata Novela.

Suasana sidang semakin meriah ketika Hakim Konstitusi Arief Hidayat menanyakan apakah ada kegiatan pemungutan suara di Distrik Paniai Timur, Novela tidak mau menjawab.

“Saya tidak mau menjawab, saya hanya mau jawab di Kampung Awabutu yang lain tanya ke penyelenggara,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengaku Diancam, Saksi Prabowo-Hatta Malah Ditegur Hakim MK

Mengaku Diancam, Saksi Prabowo-Hatta Malah Ditegur Hakim MK

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 13:16 WIB

Saksi Prabowo: Surat Suara di Cilincing Mau Dibakar

Saksi Prabowo: Surat Suara di Cilincing Mau Dibakar

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 12:27 WIB

Kapolres Nabire Akui Bupati Intervensi Rekapitulasi di Dogiyai

Kapolres Nabire Akui Bupati Intervensi Rekapitulasi di Dogiyai

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 11:54 WIB

Rumah Novela Dirusak, Kuasa Hukum Prabowo-Hatta: Dia Bicara Kebenaran

Rumah Novela Dirusak, Kuasa Hukum Prabowo-Hatta: Dia Bicara Kebenaran

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 10:48 WIB

Tim Hukum Prabowo akan Tunjukkan Video dan Foto

Tim Hukum Prabowo akan Tunjukkan Video dan Foto

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 05:12 WIB

Terkini

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB