KPU Tidak Tahu Distribusi Logistik di Dogiyai Gunakan Rekanan

Laban Laisila

Kamis, 14 Agustus 2014 | 16:47 WIB
KPU Tidak Tahu Distribusi Logistik di Dogiyai Gunakan Rekanan
Suasana pelipatan kertas surat suara pemilu presiden di KPUD Jakarta Barat Jalan C kebon Jeruk, Selasa (24/6).

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mau bertanggung jawab soal distribusi logistik Pilpres dengan menggunakan pihak ketiga di Distrik Mapia Barat dan Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai, Papua.

Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan, KPU sama sekali tidak tahu soal pihak ketiga ini yang disebut penunjukannya lewat jalur tender.

Menurut Husni dalam sidang lanjutan sengketa Pilpres 2014 di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (14/8/2014), mengatakan kewenangan KPU Pusat dalam distribusi logistik hanya sampai Kabupaten/Kota. Sedangkan distribusi logistik pemilu dari Kabupaten/Kota hingga ke TPS, diserahkan kepada KPU Kabupaten/Kota.

"Yang dari Kabupaten/Kota ke TPS itu kewenangan (KPU) Kabupaten/Kota. Kalau kita hanya dari pusat ke Kabupaten/Kota," ujar Husni seraya meninggalkan Kantor MK.

Dalam kesaksian di MK, disebut sejumlah saksi dari Pihak KPU, yaitu Ketua KPUD Dogiyai Didimus Dogomu dan Anggota KPU Provinsi Papua Beatrix Wanane, pendistribusian logistik di Distrik terhambat karena ada permasalahan pengantar logistik oleh pihak ketiga.

Pihak ketiga ditunjuk dengan proses tender. Namun, tidak dijelaskan siapa pemenang tender itu.

Husni sengaja hadir dalam sela-sela persidangan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang digelar di Mahkamah konstitusi (MK).

Husni, yang sebelumnya jarang hadir dalam persidangan enggan berkomentar soal apapun yang berjalan dalam persidangan.

"Tanya sama kuasa hukum," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanggapi Saksi Prabowo, Kapolri Bantah Ada Intimidasi Pilpres di Papua

Tanggapi Saksi Prabowo, Kapolri Bantah Ada Intimidasi Pilpres di Papua

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 15:35 WIB

Dituding Intervensi Rekapitulasi, Kubu Prabowo-Hatta Bela Bupati Dogiyai

Dituding Intervensi Rekapitulasi, Kubu Prabowo-Hatta Bela Bupati Dogiyai

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 15:04 WIB

Kubu Prabowo-Hatta Ragukan Saksi yang Dihadirkan Jokowi-JK

Kubu Prabowo-Hatta Ragukan Saksi yang Dihadirkan Jokowi-JK

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 14:24 WIB

Jubir Jokowi-JK: Jangan 'Lebay' Bersaksi di MK

Jubir Jokowi-JK: Jangan 'Lebay' Bersaksi di MK

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 13:56 WIB

Bawaslu Papua Minta DKPP Pecat Komisioner KPU Dogiyai

Bawaslu Papua Minta DKPP Pecat Komisioner KPU Dogiyai

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 13:48 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Noda Pelangi di Panci Stainless Steel?

Bagaimana Cara Menghilangkan Noda Pelangi di Panci Stainless Steel?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis Sekitou Elegy, Drama Romcom Terbaru Kurosaki Kodai dan Narumi Yui

Sinopsis Sekitou Elegy, Drama Romcom Terbaru Kurosaki Kodai dan Narumi Yui

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:15 WIB

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:10 WIB

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Perempuan yang Ditendang Pria di Mal Senayan City Alami Trauma Psikis

Perempuan yang Ditendang Pria di Mal Senayan City Alami Trauma Psikis

News | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Tembus Rp12 Triliun, BRI Wujudkan Mimpi 83 Ribu Keluarga Punya Rumah Sendiri

Tembus Rp12 Triliun, BRI Wujudkan Mimpi 83 Ribu Keluarga Punya Rumah Sendiri

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Penjualan Naik 1.000%, AMMN Ubah Rugi Jadi Laba USD428,83 Juta di Semester I-2026

Penjualan Naik 1.000%, AMMN Ubah Rugi Jadi Laba USD428,83 Juta di Semester I-2026

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:06 WIB

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:05 WIB

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Video | Senin, 21 September 2026 | 15:04 WIB

Beras Premium Hilang 5 Bulan, 25 Merek Fortifikasi 'Lenyap': Stok Ritel Makin Ngenes

Beras Premium Hilang 5 Bulan, 25 Merek Fortifikasi 'Lenyap': Stok Ritel Makin Ngenes

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:00 WIB

×