LSI: Keyakinan Publik kepada Jokowi-JK Mencapai 71 Persen

Doddy Rosadi

Kamis, 28 Agustus 2014 | 14:32 WIB
LSI: Keyakinan Publik kepada Jokowi-JK Mencapai 71 Persen
Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla di dampingi ketua Bapilu PDIP Puan Maharani. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Lembaga penelitian Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebutkan tingginya ekspektasi publik terhadap kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan menjadi "buah simalakama" (bumerang) bagi pemerintahan pasangan itu ke depan.

"Semakin publik percaya, semakin publik kecewa. Ini 'buah simalakama' bagi pemerintahan Jokowi-JK," kata peneliti LSI Rully Akbar dalam konferensi pers hasil survei bertajuk "Harapan dan Ancaman Jokowi-JK", di Jakarta, Kamis, (28/8/2014).

Dia mengatakan berdasarkan survei yang dilakukan 23-27 Agustus 2014 terhadap 1.200 responden di seluruh provinsi di Indonesia dengan sampel "multistage random sampling" (margin of error +/- 2,9 persen), tingkat keyakinan publik terhadap pemerintahan Jokowi-JK pada Agustus 2014 sebesar 71,73 persen.

Persentase itu jauh lebih tinggi dibandingkan keyakinan publik terhadap pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono per Desember 2009 yang sebesar 68,50 persen.

Tingginya persentase kepercayaan publik itu, menurut dia, dapat menjadi keuntungan maupun kekurangan bagi pemerintahan.

Dia mencontohkan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Yudhoyono, dalam enam bulan kabinet berjalan, sebesar 51,30 persen, dan dalam waktu 12 bulan merosot menjadi 45,70 persen.

Hal ini, kata dia, menggambarkan tingginya ekspektasi publik dapat menjadi bumerang bagi suatu pemerintahan.

"Hal seperti ini ditakutkan terjadi lagi karena ekspektasi masyarakat kepada Jokowi-JK tinggi," kata dia.

Dia mengatakan setidaknya ada empat hal mengkhawatirkan bagi pasangan Jokowi-JK, di antaranya tidak bisa memenuhi janji kampanye secara cepat, lumpuhnya pemerintahan Jokowi-JK karena terganjal parlemen, ujian kenaikan harga BBM, serta khawatir bahwa kabinet Jokowi-JK tidak meyakinkan karena terlalu banyak kompromi politik.

"Sebelum pelantikan Oktober 2014, diharapkan pemerintahan Jokowi-JK sudah siap mencari solusi dengan empat ancaman tersebut," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kembali Tegaskan Dukung Jokowi, SBY: Alhamdulillah Pemikiran Kami Klop

Kembali Tegaskan Dukung Jokowi, SBY: Alhamdulillah Pemikiran Kami Klop

News | Kamis, 28 Agustus 2014 | 00:03 WIB

Bertemu Dua Jam, Pembicaraan SBY-Jokowi Segera Ditindaklanjuti Tim

Bertemu Dua Jam, Pembicaraan SBY-Jokowi Segera Ditindaklanjuti Tim

News | Rabu, 27 Agustus 2014 | 23:50 WIB

Pengamat: Kabinet Jokowi Butuh Menteri 'Petarung'

Pengamat: Kabinet Jokowi Butuh Menteri 'Petarung'

News | Rabu, 27 Agustus 2014 | 19:58 WIB

Golkar Hancur Jika Gabung ke Jokowi-JK

Golkar Hancur Jika Gabung ke Jokowi-JK

News | Rabu, 27 Agustus 2014 | 08:11 WIB

Terkini

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:48 WIB

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:54 WIB

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×