IPW: Budi Gunawan dan Syafruddin Calon Kuat Kapolri

Siswanto

Rabu, 03 September 2014 | 13:16 WIB
IPW: Budi Gunawan dan Syafruddin Calon Kuat Kapolri
Sejumlah perwira tinggi Polri diambil sumpah jabatan saat pelantikan untuk menempati sejumlah jabatan di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/9). [Antara/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Setiap kali ada presiden dan wakil presiden baru selalu diiringi dengan perombakan kabinet serta pergantian pucuk pimpinan TNI/Polri. Khususnya pimpinan Polri, menjelang pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2014, saat ini mulai muncul sejumlah nama calon Kapolri.

Siapa calon kuat itu? Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, menyebutkan tiga nama. Mereka adalah Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan, Kepala Divisi Propam Mabes Polri Inspektur Jenderal Syafruddin, dan Kabareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Suhardi Alius.

Menurut Neta, Budi Gunawan masuk kandidat kuat menjadi Kapolri karena ia sudah senior dan sudah memiliki bintang tiga. Selain itu, kata Neta, Budi juga dekat dengan lingkaran PDI Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri.

"Budi pernah menjadi ajudan Megawati," kata Neta kepada suara.com.

Sedangkan Syafruddin masuk daftar kandidat versi IPW karena ia memiliki kedekatan dengan Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla, bahkan dulu pernah menjadi ajudan JK. Selain itu, Syafruddin juga dekat dengan lingkaran PDI Perjuangan.

Sementara Suhardi Alius, meski kansnya tidak sekuat Budi dan Syafruddin, ia punya potensi besar. Suhardi, kata Neta, pernah memiliki bintang tiga dari angkatan muda. Selama ini, ia dikenal memiliki integritas dan tidak pernah memiliki masalah dengan kinerjanya

Bagaimana dengan Inspektur Jenderal Dwi Priyatno? Neta membenarkan isu Dwi tengah disiapkan menjadi Kapolri. Dari Kapolda Jawa Tengah, kemudian ditark ke Jakarta untuk menjadi Kapolda Metro Jaya, lalu lima bulan kemudian, tepatnya hari ini, Dwi dilantik Kapolri Jenderal Sutarman menjadi Inspektur Pengawasan Umum Polri.

"Iya, ada isu seperti itu. Tapi kami tidak melihat ia memiliki kekuatan untuk ke jalur itu (Kapolri)," kata Neta.

Neta malah memprediksi karier Dwi akan mentok sampai di Irwasum Polri.

Neta mengatakan untuk menjadi Kapolri biasanya harus memiliki kedekatan dengan lingkaran kekuasaan. Sedangkan Dwi, kata Neta, hanya memiliki kedekatan dengan Kapolri Jenderal Sutarman yang sebentar lagi (kabinet baru) akan diganti.

Neta memprediksi pergantian Kapolri menjadi prioritas pemerintahan Jokowi-JK, antara lain dipicu oleh penyelesaian kasus Tabloid Obor Rakyat yang cenderung macet.

"Kasus itu cenderung tidak ditangani secara profesional. Ada info dari kita, kubu Jokowi itu marah besar ke elite Polri," katanya. "Prioritas pertama begitu Jokowi dilantik, itu diperkirakan ada pergantian besar-besaran di internal polisi."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Kapolri Lantik 16 Pejabat Polisi Baru

Kapolri Lantik 16 Pejabat Polisi Baru

News | Rabu, 03 September 2014 | 09:22 WIB

Penyidikan Dua Perwira Polri terkait Narkoba Diserahkan ke Polisi Malaysia

Penyidikan Dua Perwira Polri terkait Narkoba Diserahkan ke Polisi Malaysia

News | Selasa, 02 September 2014 | 15:43 WIB

Kapolri: Pembatasan BBM Subsidi Ganggu Stabilitas Keamanan

Kapolri: Pembatasan BBM Subsidi Ganggu Stabilitas Keamanan

Bisnis | Senin, 01 September 2014 | 12:41 WIB

Kerja Sama Bank Indonesia dengan Polri

Kerja Sama Bank Indonesia dengan Polri

Foto | Senin, 01 September 2014 | 11:46 WIB

Terkini

Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa

Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa

Surakarta | Kamis, 10 September 2026 | 15:33 WIB

7 Cara Membuat Pisau Stainless Steel Tetap Tajam Meski Sering Dipakai

7 Cara Membuat Pisau Stainless Steel Tetap Tajam Meski Sering Dipakai

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:33 WIB

Jokowi Umumkan Kuota Haji Tambahan, Fuad Hasan Langsung Telepon Dito Ariotedjo

Jokowi Umumkan Kuota Haji Tambahan, Fuad Hasan Langsung Telepon Dito Ariotedjo

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:31 WIB

Jelang Persija Jakarta vs Persib Bandung, PSSI Sampaikan Sebuah Pesan

Jelang Persija Jakarta vs Persib Bandung, PSSI Sampaikan Sebuah Pesan

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 15:31 WIB

5 Rekomendasi HP Xiaomi Baterai 6000 mAh dengan Harga Rp1-5 Jutaan

5 Rekomendasi HP Xiaomi Baterai 6000 mAh dengan Harga Rp1-5 Jutaan

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 15:31 WIB

Pasta Kacang Merah: Kisah Sederhana tentang Harapan, Stigma, dan Arti Kehidupan

Pasta Kacang Merah: Kisah Sederhana tentang Harapan, Stigma, dan Arti Kehidupan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 15:30 WIB

Keracunan MBG Berulang di Jogja, SPPG Bisa Dipidanakan Jika Tak Berubah

Keracunan MBG Berulang di Jogja, SPPG Bisa Dipidanakan Jika Tak Berubah

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 15:24 WIB

3 Sabun Muka SymWhite 377 Terbaik untuk Pudarkan Flek Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna!

3 Sabun Muka SymWhite 377 Terbaik untuk Pudarkan Flek Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna!

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:23 WIB

Buruh Gugat Aturan Cipta Kerja, Desak Pemulihan Hak Pesangon hingga Batasi Outsourcing

Buruh Gugat Aturan Cipta Kerja, Desak Pemulihan Hak Pesangon hingga Batasi Outsourcing

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:21 WIB

Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau

Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau

Bali | Kamis, 10 September 2026 | 15:20 WIB

×