Perusahaan Ini Jual Bendera ISIS dengan Harga Rp170 Ribu

Doddy Rosadi Suara.Com
Rabu, 03 September 2014 | 16:57 WIB
Perusahaan Ini Jual Bendera ISIS dengan Harga Rp170 Ribu
Bendera serupa simbol ISIS. [Antara/Adeng Bustomi]

Suara.com - Sebuah perusahaan di Singapura, Albenyahya Enterprise mengadu ke polisi karena dituding terlibat dengan kelompok teroris, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Mr Syed Mohammad Faisal BenYahya menolak tudingan bahwa perusahaan miliknya itu punya hubungan dengan kelompok ISIS. “Kami tidak lagi menjual bendera ISIS. Penjualan beberapa waktu lalu hanya karena adanya permintaan dari konsumen,” ujarnya.

Di laman resmi perusahaan itu disebutkan, Albenyahya Enterprise didirikan pada tahun lalu dengan tujuan untuk melayani umat Muslim di Singapura.

Produk yang dijual perusahaan itu berasal dari Yaman, Malaysia dan negara lainnya. Akun Instagram perusahaan itu pada tiga minggu lalu memperlihatkan bahwa perusahaan itu telah menjual bendera ISIS dengan harga 17 dolar Singapura atau sekitar Rp170 ribu. (TODAY)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI